Fakta-fakta di Balik Tak Adanya Pasar Malam Sekaten Yogya Tahun Ini - Halaman 2

Fakta-fakta di Balik Tak Adanya Pasar Malam Sekaten Yogya Tahun Ini

Usman Hadi - detikNews
Sabtu, 05 Okt 2019 09:51 WIB
Pasa Malam Sekaten. Foto: Ristu Hanafi/detikcom
Pasa Malam Sekaten. Foto: Ristu Hanafi/detikcom

"Sebetulnya (PMPS) itu ada sejarahnya juga ya. Itu waktu zaman dulu, karena Sekaten itu dipakai untuk syiar oleh kerajaan-kerajaan, untuk dakwah, dan juga kadang-kadang disisipi pesan-pesan semangat perjuangan melawan penjajah," katanya.

"Belanda itu yang mengadakan pasar malam, gitu, untuk memecah perhatian rakyat supaya tidak terlalu ke sana (Sekaten). Dan kemudian setelah lama tidak ada, baru sekitar mungkin 30 tahun yang lalu diadakan lagi pasar malam Sekaten," pungkas dia.

Sebagai informasi, Hajad Dalem Sekaten tahun ini akan digelar pada 3-9 November 2019. Acara itu akan diawali dengan Miyos Gangsa dan diakhiri dengan Kondur Gangsa. Sehari setelahnya atau tanggal 10 November akan dilangsungkan Garebeg Mulud.


Diwawancara terpisah, Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat sekaligus Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, menegaskan pasar malam perayaan sekaten (PMPS) yang mengiringi hajad dalem sekaten hanya digelar dua tahun sekali.

"Untuk pasar malam (sekaten) itu dua tahun sekali kesepakatannya dengan (Pemerintah) Kota," jelas Sultan kepada wartawan usai melantik Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) DIY di Bangsal Kepatihan Kantor Gubernur DIY, Jumat (4/10).

Sultan mengatakan, tidak digelarnya PMPS tahun ini seharusnya diumumkan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta. Namun Pemkot hingga kini belum memberikan pengumuman, hingga akhirnya pihak Keraton yang memberikan penjelasan.

"Ya semestinya yang mengumumkan kota, ning ra diumum-umumke (tapi tidak diumum-umumkan). Kan kasihan yang mau sekaten," tuturnya.

PMPS, kata Sultan, hanya tak digelar hanya untuk tahun ini saja. Sementara tahun depan PMPS akan digelar seperti biasanya. "Iya (PMPS digelar) tahun depan. Kesepakatan kita keramaian (hajad dalem sekaten) itu dua tahun sekali," pungkas dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3