detikNews
Sabtu 21 September 2019, 16:28 WIB

Berjaket Hitam, Menhub Budi Jajal Motor Listrik Keliling UGM

Usman Hadi - detikNews
Berjaket Hitam, Menhub Budi Jajal Motor Listrik Keliling UGM Menhub Budi dan rombongan menjajal motor listrik di UGM, Sabtu (21/9/2019). Foto: Usman Hadi/detikcom
Sleman - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjajal motor listrik untuk berkeliling kompleks Universitas Gadjah Mada (UGM). Dalam momen itu Menhub Budi didampingi jajaran Kemenhub dan pimpinan Fakultas Teknik UGM.

Mengenakan jaket hitam dengan terpasang pin bertuliskan 'VIAR', Budi menjajal motor listrik di timur Gedung Pusat Balairung UGM. VIAR ialah produsen otomotif di Indonesia yang bekerja sama dengan UGM dalam mengembangkan motor listrik.

Budi mengapresiasi pengembangan kendaraan bertenaga listrik yang dilakukan UGM bekerja sama dengan VIAR. Pihaknya pun mendorong agar motor listrik tersebut semakin banyak digunakan masyarakat sehingga bisa menjadi angkutan massal.

"Roadmap yang akan kita lakukan adalah ke angkutan massal. Katakan tadi VIAR yang kerja sama dengan UGM, kita akan kawinkan dengan operator apakah itu Grab, apakah Gojek, sehingga digunakan," kata Budi usai menjajal motor listrik, Sabtu (21/9/2019).


"Kalau (kendaraan bertenaga listrik) sudah digunakan pasti ada populasi, kalau ada populasi pasti harganya akan turun. Nanti kita mintakan kemudahan fiskal dan sebagainya," sambung alumnus Fakultas Teknik UGM ini.

Jika populasi kendaraan bertenaga listrik meningkat, maka hal itu akan memudahkan pemerintah dalam menyediakan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU). Oleh karenanya, pihaknya berharap pengguna kendaraan listrik di Indonesia meningkat.

Dalam kesempatan itu, Budi juga mengapresiasi pengembangan mobil listrik termasuk recycling battery yang dilakukan sivitas akademika UGM. Sebab, persoalan baterai dalam mengembangkan mobil listrik memang menjadi problem tersendiri.


"Karena apa? Karena yang namanya baterai itu selalu menjadi momok dari mobil listrik, yang karena berat, yang karena mahal, yang karena umurnya terbatas, yang karena limbah pembuangannya akan merusak lingkungan," tutur Budi.

"Nah ini (problem baterai mobil listrik) diselesaikan dengan suatu penyelesaian penggunaan recycling battery atau penggunaan kembali atas baterai-baterai itu," lanjutnya.

Menhub Budi Keliling UGM Pakai Motor ListrikFoto: Usman Hadi/detikcom
Ketua Tim Pengembang Elektronik untuk Kendaraan Listrik Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik UGM, Eka Firmansyah, menuturkan ada beberapa kendala yang dihadapi pihaknya dalam mengembangkan kendaraan bertenaga listrik.

"Kalau pengembangan (kendaraan bertenaga listrik) itu kan kita nggak punya industrinya. Jadi universitas itu jangan diharapkan menghasilkan produk mobil (listrik). Kan kita cuma punya orang pintar (otomotif). Jadi industrinya harus ada," paparnya.

Selain itu, kata Eka, regulasi dalam negeri juga harus diubah dengan mengakomodir pengembangan kendaraan listrik. "Kalau ada orang mau jualan (kendaraan listrik) di sini, teknologinya harus dikembangkan di sini menggunakan tenaga lokal," tutupnya.


Simak juga video "Menhub Bicara Kendaraan Listrik dan Polusi Indonesia":

[Gambas:Video 20detik]


(ush/rih)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com