UNS Beri Gelar Doktor Honoris Causa pada Panglima TNI

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Jumat, 20 Sep 2019 12:14 WIB
UNS memberi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto gelar doktor honoris causa. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
UNS memberi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto gelar doktor honoris causa. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo - Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, memberikan gelar doktor honoris causa (HC) kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Gelar kehormatan diberikan dalam bidang manajemen sumber daya manusia (SDM).

Membuka orasi ilmiahnya, Hadi bercerita memulai kariernya di TNI pada 33 tahun yang lalu. Kemudian dia dilantik menjadi Panglima TNI pada akhir 2017.

"Setelah pengabdian 33 tahun, saya mendapatkan gelar penghormatan dari UNS," kata Hadi di Auditorium GPH Haryo Mataram UNS, Jumat (20/9/2019).

Hadi kemudian memaparkan orasi berjudul 'Membangun Sumber Daya Manusia Unggul dalam Menghadapi Era Perubahan Mewujudkan Indonesia Maju'. Dia memaparkan bahwa dunia terus berubah.


Manusia terus-menerus mengembangkan budaya menggunakan ilmu pengetahuan untuk bertahan hidup. Sejumlah ahli, kata Hadi, memperkirakan masa 2005-2025 merupakan penyeberangan menuju manusia yang lebih maju.

"Kecepatan perubahan semakin meningkat seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan teknologi komputer, rekayasa sudah menyentuh inti atom dalam fisika dan genetika dalam biologi. Domain manusia juga tercipta di dunia maya atau siber," ujarnya.



Indonesia ke depan menghadapi tantangan besar dalam mengelola bonus demografi. Seluruh pihak, kata dia, harus bersinergi membangun SDM yang mampu menjawab perubahan, sehingga Indonesia mencapai puncak keemasan pada 2045.


"Pendidikan dengan berbagai macam bentuk merupakan metode paling tepat untuk meningkatkan kualitas SDM," katanya.

Selama dia menjabat Panglima, Hadi mengatakan, TNI telah ikut berpartisipasi dalam peningkatan kualitas pendidikan, antara lain melalui program Babinsa Mengajar dan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di daerah terpencil.

"Kami juga menginisiasi SMA Pradita Dirgantara melalui kerja sama TNI AU dengan UNS. Lulusan diharapkan mampu berwawasan tinggi tentang iptek, disiplin, dan semangat nasionalisme yang tinggi," tutupnya.

Sementara itu, Rektor UNS Jamal Wiwoho mengatakan Panglima Hadi merupakan doktor honoris causa keempat dari UNS. Dia mengapresiasi tekad Panglima Hadi melahirkan SMA Pradita Dirgantara di Boyolali.

"Lahirnya SMA Pradita Dirgantara yang diinisiasi TNI AU dan UNS memiliki kesamaan visi menyiapkan SDM unggul. Sekolah ini dirancang dan dikawal langsung oleh Ibu Panglima. Dirancang menjadi sekolah unggulan yang mampu menjadikan lulusannya memiliki disiplin, semangat tinggi, dan kesadaran akan perubahan," pungkasnya. (bai/sip)