detikNews
Jumat 13 September 2019, 19:05 WIB

Cari Air Bersih, Warga di Desa Ini Hanya Andalkan Sebuah Sumur

Pradito Rida Pertana - detikNews
Cari Air Bersih, Warga di Desa Ini Hanya Andalkan Sebuah Sumur Warga menimba air sumur di Dusun Karangpilang Lor, Rejosari, Semin, Gunungkidul, Jumat (13/9/2019). -- Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Gunungkidul - Memasuki puncak musim kemarau, sebanyak 42 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Karangpilang Lor, Desa Rejosari, Kecamatan Semin, Gunungkidul mengandalkan sebuah sumur untuk mendapatkan air bersih. Sumur tersebut debit airnya terbilang cukup jika dibandingkan sumur lainnya.

Pantauan detikcom, beberapa warga tampak berkumpul di pinggir sumur yang berukuran cukup besar sembari menenteng jeriken. Selain itu, tampak pula belasan pipa terpasang di sumur yang memiliki kedalaman sekitar 15 meter ini.

Salah seorang warga Dusun Karangpilang Lor, Rizki Angga Saputra (17), mengatakan ia setiap hari harus menimba air di sumur tersebut.

"Kalau mau berangkat sekolah ya harus menimba air dulu untuk mandi. Terus setelah pulang juga nimba air lagi, ya kalau dihitung-hitung dalam sehari saya bisa menimba sampai 20 kali," kata pelajar kelas XI ini, Jumat (13/9/2019).

"Puluhan kali menimba itu karena juga untuk kebutuhan sehari-hari keluarga," imbuh Rizki.

42 KK di Gunungkidul Manfaatkan Sebuah Sumur Untuk Dapatkan Air BersihFoto: Pradito Rida Pertana/detikcom

Warga Dusun Karangpilang Lor lainnya, Aan Suryani (37), mengaku sudah lima bulan ini mengambli air bersih di sumur tersebut. Mengingat sumur itu merupakan satu-satunya yang masih memiliki debit air di dusunnya.

"Sebetulnya ada dua sumur, tapi yang satu airnya tidak jernih dan yang jernih hanya yang di sumur ini," ujarnya.

Sumur berdiameter 2 meter dan kedalaman sekitar 10-15 meter ini menjadi berkah tersendiri bagi warga Dusun Karangpilang Lor. Hal itu karena warga tidak perlu membeli air bersih jika masuk musim kemarau seperti saat ini.

"Kalau yang memanfaatkan keberadaan sumur ini ada sekitar 42 KK, dan itu (warga) berasal dari Dusun Karangpilang Lor," kata Suryani.


Menyoal keberadaan pipa-pipa yang terpasang di sumur tersebut. Suryani menyebut bahwa pipa itu terhubung dengan mesin pompa air dan digunakan untuk mengalirkan air dari sumur ke bak air milik warga saat musim hujan.

"Saat musim kemarau seperti ini warga sepakat untuk tidak pakai mesin pompa (air). Karena debit air di dalam sumur kan tidak sebanyak pas musim hujan," ucapnya.

"Apalagi kalau disedot pakai pompa takutnya ada warga yang tidak kebagian air, karena itu warga diharuskan menimba air kalau memang butuh air bersih," imbuh Suryani.
(skm/skm)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com