detikNews
Kamis 12 September 2019, 14:05 WIB

Jejak Kenangan BJ Habibie dengan Sang Kakek Buyut di Purworejo

Rinto Heksantoro - detikNews
Jejak Kenangan BJ Habibie dengan Sang Kakek Buyut di Purworejo BJ Habibie saat meresmikan RSUD dr Tjitrowardojo, Purworejo pada 2015. (Foto: dok. RSUD dr Tjitrowardojo)
Purworejo - Almarhum Presiden ke-3 RI BJ Habibie meninggalkan banyak kenangan, salah satunya RSUD dr Tjitrowardojo, Purworejo, Jawa Tengah. Nama Tjitrowardojo adalah kakek buyut dari BJ Habibie, yang merupakan putra asli Purworejo.

BJ Habibie tutup usia pada Rabu (11/9) petang. Bukan hanya nama harum sebagai putra terbaik bangsa, Habibie juga meninggalkan kenangan indah di banyak sudut negeri ini. Salah satu kenangan itu adalah RSUD dr Tjitrowardojo, yang diresmikan oleh BJ Habibie pada 26 September 2015.

Nama Tjitrowardojo disematkan menjadi nama rumah sakit terluas di daerah Jateng selatan sebagai upaya mendokumentasikan sejarah dan jasa-jasa besar dokter pribumi pertama di Indonesia itu. Tokoh yang bernama lengkap dr Raden Ngabehi Tjitrowardojo, salah satu putra terbaik asli Purworejo. Menurut sejarah, Tjitrowardojo juga merupakan cucu dari Hamengku Buwono IV.

Kakek buyut Presiden ke-3 RI BJ Habibie, yakni dr Tjitrowardojo. (Foto: dok. RSUD dr Tjitrowardojo)

"Kiprah kakek buyut Presiden ke-3 RI Prof Dr BJ Habibie, yakni dr Tjitrowardojo, sangat merepresentasikan cita-cita besar RSUD Purworejo yang menyinergikan antara konsep pelayanan dan pendidikan kesehatan. Beliau adalah dokter pertama di Indonesia yang merupakan putra asli Purworejo. Untuk itu, nama beliau kemudian kami gunakan sebagai nama RSUD, yang dulu bernama RSUD Saras Husada, Purworejo," kata Direktur RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo, Gustanul Arifin, saat ditemui detikcom di ruangannya, Kamis (12/9/2019).


Nama besar kakek buyut BJ Habibie yang digunakan menjadi nama rumah sakit tipe B itu menjadi kebanggaan tersendiri, terlebih penyematan nama diresmikan langsung oleh BJ Habibie. Saat peresmian, Gustanul melanjutkan, kala itu Habibie bercerita mengenai perkataan neneknya yang menyebut bahwa Habibie tidak akan menjadi orang besar dan cerdas jika bukan keturunan kakek buyutnya, Tjitrowardojo.

"Rudy (nama panggilan BJ Habibie), kalau kamu bukan dari keturunan Tjitrowardojo, mungkin tidak akan sepandai ini," ucap Gustanul menirukan ucapan Habibie kala itu.

Kehadiran Habibie untuk meresmikan rumah sakit dengan nama kakek buyutnya itu adalah momen terindah bagi keluarga besar RSUD dr Tjitrowardojo. Kini sosok itu telah dipanggil Sang Pencipta. Di mata keluarga besar RSUD dr Tjitrowardojo, Habibie merupakan sosok yang sangat menginspirasi karena memiliki ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

RSUD dr Tjitrowardojo, Purworejo. (Rinto Heksantoro/detikcom)

Doa bersama juga dipanjatkan di halaman rumah sakit untuk mendiang BJ Habibie. Pengibaran bendera Merah-Putih setengah tiang pun dilakukan sebagai simbol duka mendalam seluruh negeri ini.

"Pak Habibie adalah putra terbaik bangsa, sangat menginspirasi, dan ilmunya sangat berguna. Kami atas nama keluarga besar dr Tjitrowardojo tentunya mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi-Nya, dosa-dosanya diampuni, diberi tempat terbaik dan putra-putranya bisa melanjutkan cita-cita beliau," tutupnya.




Warisan Habibie di Langit Nusantara:

[Gambas:Video 20detik]


(skm/skm)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com