Felix Siauw Ikut Aksi Bentangkan 1,5 KM Kain Kalimat Tauhid di Solo

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Minggu, 01 Sep 2019 10:28 WIB
Parade Ukhuwah di Solo -- Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Solo - Ribuan massa berkumpul di Jalan Slamet Riyadi, kawasan Ngarsopuro, Solo, mengikuti Parade Ukhuwah, Minggu (1/9/2019). Felix Siauw turut hadir dalam aksi yang membentangkan kain sepanjang 1,5 km bertuliskan kalimat tauhid tersebut.

Sebelumnya, massa memulai longmarch dari lapangan Kottabarat. Mereka berbaur dengan masyarakat yang sedang menikmati car free day (CFD).

Para peserta mayoritas mengenakan pakaian putih hitam. Selain membawa bendera tauhid, tampak pula bendera merah putih berkibar. Mereka juga membentangkan kain putih sepanjang 1,5 km bertuliskan kalimat tauhid.
Felix Siauw Gabung Aksi Mengarak 1,5 KM Kain Kalimat Tauhid di SoloMassa membentangkan kain kalimat tauhid. -- Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom

Di Ngarsopuro, para peserta disambut dengan tausiyah oleh beberapa tokoh, salah satunya Felix Siauw. Di depan ribuan massa, dia berbicara mengenai ukhuwah atau persaudaraan dalam Islam.


Felix mengatakan ukhuwah merupakan salah satu kenikmatan yang diberikan Allah kepada umatnya. Namun tidak semua mendapatkan kenikmatan tersebut.

"Allah memberikan kenikmatan kedua setelah iman, yang tidak diberikan ke semua orang yaitu nikmat ukhuwah, persaudaraan," kata Felix.

Dia mencontohkan kisah Nabi Muhammad dengan pamannya, Abu Thalib yang enggan masuk Islam. Meski memiliki hubungan keluarga, mereka tidak disatukan dalam ukhuwah keislaman.

"Allah lebih tahu siapa yang layak mendapatkan hidayah. Allah punya hajat, bukan hajat kita. Kita hanya melaksanakan, hasilnya urusan Allah," ujarnya
Felix Siauw Gabung Aksi Mengarak 1,5 KM Kain Kalimat Tauhid di SoloFelix Siauw memberikan tausyiah di hadapan massa. -- Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom

Parade Ukhuwah yang dijadwalkan hingga pukul 11.00 WIB, diakhiri pukul 09.30 WIB atas negosiasi petugas pengamanan. Sebab lokasi acara menggunakan jalan protokol Kota Solo.

"Suasananya (suhu udara) juga sudah mulai panas (terik), tidak kondusif. Jalan juga segera dibuka untuk umum, maka kita percepat acaranya," kata juru bicara penyelenggara dari ormas Dewan Syariah Kota Surakarta, Endro Sudarsono. (bai/mbr)