detikNews
Sabtu 24 Agustus 2019, 18:23 WIB

Dugaan Penyelewengan di Disdik Kendal dan Pekalongan Diselidiki

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Dugaan Penyelewengan di Disdik Kendal dan Pekalongan Diselidiki Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. -- Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah menyelidiki dugaan penyelewengan dana Bantuan Pemerintah Provinsi (Banprov) tahun 2018. Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal dan Kabupaten Pekalongan pun digeledah oleh Kejati.

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng, Ketut Sumedana, membenarkan hal itu. Ketut mengatakan penggeledahan sudah dilakukan pekan ini.

"Yang sudah digeledah adalah kantor dinas pendidikan Kabupaten Kendal dan Kabupaten Pekalongan," kata Ketut kepada wartawan, Sabtu (24/8/2019).


Selain itu Kejati juga meminta keterangan dari Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset daerah (BPKAD) Provinsi Jateng, Sumarsono dan Kabid Anggaran, Dwianto. Namun Ketut menegaskan belum ada penetapan tersangka.

"Penyidikan telah dilakukan untuk 2 Kabupaten tersebut, tapi belum menetapkan tersangkanya," pungkas Ketut.

Untuk diketahui total Banprov tahun 2018 adalah 1,142 triliun. Namun untuk kerugian negara akibat dugaan penyelewengan yang diselidiki Kejati belum bisa dipastikan.

"Bantuan pendidikan diberikan di tiap Kabupaten Kota yang jumlahnya bervariatif, untuk kerugian negara nanti akan dihitung oleh ahli , masih pendalaman saksi," jelasnya.


Suami-Istri Jadi Tersangka Penyelewengan Dana BOS dan BSM di Trenggalek:

[Gambas:Video 20detik]




(alg/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com