detikNews
Jumat 23 Agustus 2019, 15:27 WIB

Kepala SD di Brebes Dirampok, Uang Rehab Kelas Rp 52 Juta Raib

Imam Suripto - detikNews
Kepala SD di Brebes Dirampok, Uang Rehab Kelas Rp 52 Juta Raib Perampokan bermodus pecah kaca mobil di Brebes. Seorang kepala SD dirampok usai mengambil uang Rp 52 juta untuk rehab kelas. -- Foto: Imam Suripto/detikcom
Brebes - Aksi perampokan dengan modus pecah kaca mobil terjadi di Brebes, Jawa Tengah. Seorang kepala SD dirampok usai mengambil uang di Bank Jateng. Akibat kejadian ini uang Rp 52 juta untuk rehab kelas raib.

Perampokan terjadi siang tadi di Desa Terlangu, Kecamatan Brebes. Korbannya adalah Mahyarudin (58), Kepala SD Negeri Lengkong 2.

Mahyarudin mengaku sebelum kejadian perampokan, dirinya mengambil uang Rp 52 juta di Bank Jateng yang berlokasi di kawasan alun-alun Brebes. Dari bank, dia hendak langsung pulang ke rumahnya di Desa Lengkong mengendarai mobil Avanza nopol G 9032 NG warna hitam.

Namun sebelum sampai rumah, Mahyarudin mampir di tukang cukur untuk potong rambut. Saat sedang potong rambut inilah, tiba-tiba alarm mobil yang dikendarainya berbunyi.
"Saya awalnya tidak tahu ada orang pecahin kaca mobil saya. Saya kira alarm mobil saya bunyi karena terkena guncangan akibat getaran mobil lewat. Malah ada orang yang sedang antri cukur meminta saya supaya mematikan alarm mobil," kata Mahyarudin, Jumat (23/8/2019).

Kepala SD di Brebes Dirampok, Uang 52 Juta untuk Rehab Kelas RaibFoto: Imam Suripto/detikcom
Selesai cukur, Mahyarudin kemudian menuju mobil untuk melanjutkan perjalanan pulang. Saat akan masuk mobil, didapati kaca depan sebelah kiri sudah pecah dan uang rehab kelas juga hilang.

"Uangnya saya masukkan dalam kantong kresek hitam. Saya letakkan di jok samping sopir. Uang itu berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk rehab kelas," jelasnya.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Brebes, AKP Harti membenarkan kejadian perampokan ini. Menurutnya, pelaku diduga lebih dari satu orang dan mengendarai sepeda motor. Salah satu dari pelaku, mengenakan jaket ojek online.

"Ada warga yang melihat dua orang mencurigakan. Satu dari mereka pakai jaket ojek online," terang Harti.
Harti menduga, korban sudah diintai sejak keluar dari bank. Mereka kemudian mencari kesempatan yang tepat untuk bisa mengambil uang korban. Dalam aksi ini, pelaku menggunakan keramik busi motor sebagai alat untuk menghancurkan kaca mobil.



Tonton juga video Usai Dirampok, 212 Mart Sukabumi Tetap Beroperasi:

[Gambas:Video 20detik]


(skm/skm)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com