detikNews
Jumat 23 Agustus 2019, 12:27 WIB

Walkot Yogya Irit Bicara Usai Kantor Dinas PU dan BLP Digeledah KPK

Usman Hadi - detikNews
Walkot Yogya Irit Bicara Usai Kantor Dinas PU dan BLP Digeledah KPK Wali kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti. Foto: Usman Hadi/detikcom
Yogyakarta - KPK mengamankan sejumlah dokumen saat menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) dan Kantor Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Kota Yogyakarta kemarin. Selain itu uang Rp 130 juta juga disita KPK dari rumah Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPKP Kota Yogyakarta, Aki Lukman. Apa kata Walkot Yogyakarta, Haryadi Suyuti soal hal itu?

"Laporan ke saya (pemeriksaan) sudah (selesai) ya. Tentu kita semua menghormati proses hukum ini terkait pemeriksaan yang di Dinas PUPKP dan juga di BLP ya," ujar Haryadi kepada wartawan di Balai Kota Yogyakarta, Jumat (23/8/2019).

Sementara terkait dokumen dan sejumlah uang yang dibawa KPK, Haryadi enggan menanggapi. Ia berdalih hal tersebut adalah urusan lembaga antirasuah KPK. "Ya tanya KPK lah," katanya singkat.


Haryadi juga tak mengetahui apakah penyidik KPK masih di Yogyakarta atau sudah kembali ke Jakarta.

"Ya balik atau nggak saya nggak tahu, yang jelas pemeriksaan sudah selesai kemarin," pungkas dia.


Diberitakan sebelumnya, KPK telah melakukan penggeledahan di Kantor DPUPKP dan BLP Kota Yogyakarta, Kamis (22/8) kemarin. Penggeledahan tersebut berkaitan sebagai kasus dugaan suap dalam proyek rehabilitasi saluran air hujan di Jalan Supomo dan sekitarnya.

KPK telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini, yakni jaksa Kejari Yogyakarta Eka Safitra, jaksa Kejari Surakarta Satriawan Sulaksono, dan pengusaha Gabriella Yuan Ana. Eka dan Satriawan diduga menerima suap dari Gabriella untuk memuluskan proses lelang proyek tersebut.



Tonton juga video Mencari Sang Pemburu Koruptor:

[Gambas:Video 20detik]


(ush/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com