detikNews
Selasa 20 Agustus 2019, 22:57 WIB

Dicari KPK, Satriawan Jaksa Solo Sudah Tidak Terlihat di Rumah

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Dicari KPK, Satriawan Jaksa Solo Sudah Tidak Terlihat di Rumah Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Karanganyar - Usai operasi tangkap tangan (OTT) jaksa Kejari Yogyakarta, KPK masih mencari jaksa Kejari Surakarta, Satriawan Sulaksono. Dalam sehari ini, Satriawan sudah tidak terlihat di rumahnya.

Pantauan detikcom, Selasa (20/8/2019) malam, terlihat aktivitas keluarganya di rumahnya, Desa Gedongan, Colomadu, Karanganyar. Tampak mobil dan kendaraan milik Satriawan.

Namun menurut warga setempat, Satriawan sudah sejak pagi ini tidak terlihat. Warga melihat Satriawan terakhir kali kemarin malam.

"Anak saya masih lihat Satriawan salat magrib kemarin. Kalau hari ini tidak terlihat, tapi mobilnya ada di rumah," kata ketua RT setempat, Sarjo Handoyo.

Menurutnya, belum ada petugas yang mendatangi rumahnya. Dalam sehari ini aktivitas rumah Satriawan terlihat wajar.

"Sejak kemarin biasa saja, belum ada petugas yang ada. Istri, dua anak dan keponakannya masih ada di rumah tadi," katanya.

Diberitakan sebelumnya, KPK meminta jaksa pada Kejari Surakarta, Satriawan Sulaksono (SSL) menyerahkan diri. Satriawan ditetapkan sebagai tersangka bersama jaksa Kejari Yogyakarta, Eka Safitra (ESF) sebagai tersangka penerima gratifikasi terkait lelang proyek Dinas PUPKP Yogyakarta.

"KPK mengimbau agar tersangka SSL jaksa di Kejari Surakarta agar bersikap kooperatif dan menyerahkan diri ke KPK untuk proses hukum lebih lanjut," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam jumpa pers di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jaksel, Selasa (20/8/2019).

Dalam kasus korupsi ini total ada 3 orang tersangka yakni jaksa Eka Safitra dan Satriawan sebagai penerima gratifikasi. Satu orang tersangka lainnya yakni Dirut PT Manira Arta Mandiri, Gabriella Yuan Ana.
(bai/bgk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com