detikNews
Selasa 20 Agustus 2019, 13:25 WIB

KPK Segel Laci Meja di Salah Satu Ruang di Balai Kota Yogya

Pradito Rida Pertana - detikNews
KPK Segel Laci Meja di Salah Satu Ruang di Balai Kota Yogya Ruangan di kantor Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Kota Yogya disegel KPK, Selasa (20/8/2019). -- Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Yogyakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel laci meja di salah satu ruang kantor di kompleks Balai Kota Yogyakarta. Hal itu setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap oknum jaksa Kejaksaan Negeri Yogya, pejabat Pemkot Yogya dan pihak swasta.

"Ada memang (penempelan stiker dari KPK), ada satu ruang dalam pengawasan (KPK) dan satu laci," kata Wali Kota Yogya Haryadi Suyuti kepada wartawan saat ditemui di Balai Kota Yogya, Selasa (20/8/2019).
Haryadi menyebutkan laci meja yang disegel KPK berada di salah satu ruang kantor Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Sekretariat Daerah Kota Yogya.

"Di ULP (BLP) itu, di LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) itu yang saya tahu, laporan dari teman-teman ULP itu yang disegel bukan ruangannya tapi laci dari saudara yang dimintai klarifikasi," jelas Haryadi.

Selain itu, KPK turut menyegel sebuah ruangan di kantor Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) yang juga berada di kompleks Balai Kota Yogya.
Pantauan detikcom, salah satu pintu di ruang Bidang Air Das DPUPKP tampak terkunci rapat. Ruang itu adalah ruang Bidang SDA 1 yang berada di lantai 3. Di dalam ruang Bidang SDA 1 terdapat stiker persegi panjang yang bertuliskan KPK dan pada bagian bawahnya terdapat tulisan 'dalam pengawasan KPK'.

Diberitakan sebelumnya, Kabiro Humas KPK Febri Diansyah menyebut total yang terjaring OTT sebanyak lima orang. Terdiri dari seorang oknum jaksa fungsional yang bertugas di Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Yogya, dua orang pihak swasta, Kepala Bidang SDA Dinas PUPKP Kota Yogya dan Ketua Pokja Badan Layanan Pengadaan Kota Yogya. Kelimanya sudah tiba di kantor KPK dan saat ini menjalani pemeriksaan intensif.

"Sekarang dalam proses pemeriksaan secara intensif," sebut Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Selasa (20/8/2019).
KPK rencananya akan menggelar perkara terkait status hukum lima orang itu pada siang ini. Lalu pimpinan KPK akan memutuskan siapa yang menjadi tersangka.

"Siang ini gelar perkara akan dilakukan di KPK. Terkait dengan status hukum perkara ini, termasuk siapa saja yang menjadi tersangka akan diputuskan di forum ini oleh pimpinan setelah mendengar Tim Penindakan yang melaksanakan tugasnya dalam beberapa waktu belakangan," ucap Febri.


Simak Video "KPK Jilid IV akan Berakhir, Kasus BLBI dan e-KTP Siap Diwariskan"

[Gambas:Video 20detik]



(skm/skm)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com