Curi 4 Ekor Kambing Pakai Sedan, Eh... Mogok di Tengah Jalan

Curi 4 Ekor Kambing Pakai Sedan, Eh... Mogok di Tengah Jalan

Ragil Ajiyanto - detikNews
Senin, 19 Agu 2019 17:42 WIB
Pencurian kambing pakai mobil sedan di Boyolali, Senin (19/8/2019). -- Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Pencurian kambing pakai mobil sedan di Boyolali, Senin (19/8/2019). -- Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Boyolali - Kawanan pencuri hewan ternak gagal membawa kabur empat ekor kambing hasil kejahatannya. Hal itu setelah mobil jenis sedan yang digunakan pelaku mogok di tengah jalan.

Namun pelaku berhasil kabur dari kejaran korbannya setelah mengancam dengan senjata tajam.

"(Pelaku) Belum tertangkap. Masih dalam penyelidikan," kata Kasat Reskrim Polres Boyolali Iptu Mulyanto kepada detikcom, Senin (19/8/2019).

Peristiwa pencurian dengan pemberatan (curat) ini terjadi di Dukuh Kembangsari, Desa Jelok, Kecamatan Cepogo dini hari tadi. Pelaku mencuri empat ekor kambing milik Jamaludin, warga setempat.
Saat peristiwa berlangsung, korban yang tidur tiba-tiba terjaga karena mendengar suara gaduh dari kandang kambingnya. Selanjutnya korban pun keluar rumah untuk mengecek kandang dan didapati empat ekor kambingnya sudah raib.

Sesaat kemudian korban mendengar suara mesin mobil tancap gas ke arah Ampel. Curiga, korban lantas mengajak anggota keluarganya untuk melakukan pengejaran mobil yang belakangan diketahui memang dikendarai oleh pelaku.

Sesampainya di daerah Keboan, mobil sedan warna biru hitam itu tiba-tiba mogok di tengah jalan. Akan tetapi korban yang ikut berhenti justru didatangi oleh pelaku dengan mengacungkan senjata tajam. Korban pun memilih mundur dan dimanfaatkan oleh pelaku untuk kabur.

Polisi yang mendapat informasi tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian. Setelah diperiksa di dalam mobil sedan ditemukan empat ekor kambing milik korban. Barang bukti mobil langsung dibawa ke Mapolsek Cepogo guna penyelidikan lebih lanjut. Sedangkan kambing untuk sementara dikembalikan kepada korban.

"Peristiwa ini sudah dilaporkan ke Polsek Cepogo. Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya, masih mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti," jelas Mulyanto. (skm/skm)