Berjarak 4,6 Km, Warga Ini Tak Risau Gunung Slamet Aktif

Berjarak 4,6 Km, Warga Ini Tak Risau Gunung Slamet Aktif

Robby Bernardi - detikNews
Sabtu, 10 Agu 2019 13:56 WIB
Foto: Robby Bernardi/detikcom
Foto: Robby Bernardi/detikcom
Pemalang - Kendati ada kenaikan status Gunung Slamet saat ini dari Normal (level I) menjadi Waspada (level II), aktivitas warga di desa terdekat dengan puncak Gunung Slamet, masih seperti biasanya. Mereka tidak risau dan khawatir ketika Gunung Slamet aktif lagi.

Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang merupakan desa terdekat dengan puncak Gunung Slamet. Desa ini hanya berjarak sekitar 4,6 km dari puncak.

Sukedi petugas pengamat saat ditemui detikcom, Sabtu (10/08) di Pos Pengamatan Gunung Slamet, Desa Gambuhan menjelaskan desa terdekat dengan jarak 4,6 km yakni Desa Clekatakan.

"Ya hanya 4,6 km. Aktivitas belum terpengaruh," kata Sukedi.
Berjarak 4,6 Km, Warga Ini Tak Risau Gunung Slamet AktifFoto: Robby Bernardi/detikcom

Sementara itu, saat detikcom memantau kondisi Desa Clekatakan, suasana desa tampak seperti biasanya. Warga yang di lahan pertabian, masih beraktivitas seperti biasanya. Anak-anak masih leluasa bermain di desa.

Rosidin (42) warga desa setempat mengaku aktivitas warga tidak terganggu.

"Semua berjalan normal. Kalau kenaikan status waspada, kita sudah biasa seperti ini. Ini lima tahunan dan kami aman," jelasnya.

Diceritakan Rosidin, aktivitas Gunung Slamet tersebut merupakan aktivitas lima tahunan.

"Lima tahun yang lalu saja, kita aman. Abu, gempa yang merasakan sisi barat (wilayah Banyumas)," katanya.

Rosidin menjelaskan saat Gunung Slamet, desanya tetap aman dan tidak merasakan apa-apa, kendati terbilang desa terdekat.

Hal yang sama dikatakan oleh Sukirno, Kepala Dusun Kandang Gotong, Desa Clekatakan.

"Alhamdulillah, desa kami, aman. Baik sebelumnya, maupun saat ini. Warga beraktivitas normal seperti biasanya," jelasnya.

Namun demikian Sukirno menambahkan pihaknya akan senantiasa memantau informasi terkait perkembangan Gunung Slamet, dari Pos Pengamatan Gambuhan.

"Kami tunggu informasi dari pos gambuhan. Dan kita taati aturan. Warga desa sih hanya diladang, tidak sampai ke atas. Kita tetap jaga di radius 2 km," terang Sukirno.



Tonton video PVMBG: Status Gunung Tangkuban Perahu Masih Tinggi:

[Gambas:Video 20detik]

(bgs/bgk)