detikNews
Rabu 24 Juli 2019, 12:47 WIB

Pesta Rakyat Wonosobo, Makan Bersama di Kenduri 1.000 Tenong

Uje Hartono - detikNews
Pesta Rakyat Wonosobo, Makan Bersama di Kenduri 1.000 Tenong Pesta 1.000 tenong di Wonosobo (Foto: Uje Hartono/detikcom)
Wonosobo - Dalam rangka peringatan hari jadi, pejabat lokal dan warga memenuhi Alun-alun Wonosobo, Rabu (24/7/2019). Seribu tenong berisi makanan lokal berjejer. Dua gunungan hasil bumi diperebutkan.

Mengenakan pakaian adat, pejabat di Kabupaten Wonosobo membawa tenong yang berisi beraneka ragam makanan. Ada jadah, kerupuk, buah dan makanan lainnya.

Usai dibacakan doa, pera pejabat bersama dengan warga menikmati aneka makanan yang berada di dalam tenong. Dua gunungan yang berisi aneka hasil bumi Wonosobo juga menjadi rebutan warga.
Pesta Rakyat Wonosobo, Makan Bersama di Kenduri 1.000 TenongPesta 1.000 tenong di Wonosobo (Foto: Uje Hartono/detikcom)

Selain itu, juga digelar upacara hari jadi Wonosobo, serta berbagai gelaran seni budaya di Alun-alun Wonosobo.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Wonosobo, One Andang Wardoyo, mengatakan kenduri 1.000 tenong ini merupakan peringatan hari jadi Wonosobo ke-194. Kenduri 1.000 tenong ini dimaksudkan sebagai simbol pelayanan kepada warga.
Pesta Rakyat Wonosobo, Makan Bersama di Kenduri 1.000 TenongPesta 1.000 tenong di Wonosobo (Foto: Uje Hartono/detikcom)

"Pemerintah kabupaten maupun pemerintah desa harus memberikan sesuatu kepada warganya. Isi dari tenong dinikmati bersama-sama dengan warga," ujarnya di sela-sela acara di Alun-alun Wonosobo, Rabu (24/7/2019).

Adapun dua gunungan tersebut lanjut Andang, sebagai simbol potensi pertanian di Wonosobo. Isi dari gunungan tersebut sebagian besar berisi sayur-sayuran yang merupakan salah satu potensi Wonosobo.

"Tidak hanya tentang pesona alamnya, tetapi ada hasil pertanian. Seperti tomat, jagung, jeruk, dan beberapa sayuran," terangnya.
Pesta Rakyat Wonosobo, Makan Bersama di Kenduri 1.000 TenongPesta 1.000 tenong di Wonosobo (Foto: Uje Hartono/detikcom)

Dalam peringatan hari jadi Wonosobo ke-194 ini mengusung tema 'Kelola potensi, lestarikan lingkungan dan memajukan budaya'.

"Dengan tema yang kami usung harapannya Wonsobo menjadi lebih kreatif dan bisa mengoptimalkan potensi alam serta budaya agar tidak tergerus budaya asing," kata dia.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com