detikNews
Rabu 24 Juli 2019, 08:10 WIB

Round-Up

Saat Land Rover Berpelat Australia Terguling di Underpass Kentungan

Ristu Hanafi - detikNews
Saat Land Rover Berpelat Australia Terguling di Underpass Kentungan Evakuasi mobil Land Rover yang terguling di Underpass Kentungan. (Foto: Ristu Hanafi/detikcom)
Sleman - Mobil Land Rover berpelat negara Australia, TDI-110 dan sebuah truk terguling di lubang galian proyek underpass Kentungan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Penyebabnya diduga karena lapisan jalan yang dilewati ambles.

Saat kejadian, mobil dikendarai oleh pemiliknya warga Australia, Rule Michael John (45) bersama istri dan anaknya, Margie (33) dan Sebastian (1,5). Mereka dalam perjalanan tour Australia-Inggris.

Peristiwa tersebut terjadi Selasa (23/7) sekitar pukul 10.30. Berawal ketika truk nopol H 1427 UI yang dikemudikan oleh Ahmad Mujahidin (33) lebih dulu terguling ke lubang galian proyek underpass Kentungan.

"Terasa goyang, jalan seperti amblas, langsung terguling," kata Ahmad ditemui di lokasi kejadian, Selasa (23/7/2019).


Sebelumnya, dia sedang mengantri di lampu merah simpang empat Kentungan. Truknya melintas di jalur lambat sisi kiri galian proyek. Saat itu, dia membawa muatan 12 kubik kayu dari Purwokerto tujuan Cangkringan, Sleman.

Ahmad mengaku baru sekali ini melintasi simpang Kentungan yang tengah ada proyek underpass. Dia juga tak mengetahui jika truk dilarang melintas.

"Rambu-rambu tidak kelihatan, tidak ada petugas yang mengarahkan. Nggak ada yang nyuruh puter balik, di depan juga ada beberapa truk tronton," ungkapnya Ahmad.


Sementara itu, Michael menceritakan detik-detik mobilnya terguling. Saat itu, mobilnya tepat di depan truk yang lebih dulu terguling.

"Kami tidak merasakan apa-apa, itu terjadi begitu cepat. Kita hanya berhenti karena kondisi jalan macet sekali. Dan mobil kami slip," kata Michael di lokasi kejadian, Selasa (23/7/2019).

Michael mengungkapkan, dia dan anak istrinya berhasil keluar sebelum mobilnya terguling ke dalam lubang.

"Istri saya ambil anak saya, dan kami keluar dari mobil. Itu terjadi begitu cepat. Kami baik-baik saja, kami bisa keluar dari mobil sebelum mobil terjatuh," jelasnya.


"Tidak ada masalah dengan istri dan anak saya. Istri saya di depan bersama saya. Dan anak saya berada di belakang. Istri dan anak saya keluar lebih dulu dan saya melompat setelahnya," lanjutnya.

Michael menuturkan, perjalanannya ini merupakan rute travelingnya dari Australia menuju Inggris. Dia berkeliling sejumlah pulau di Indonesia.

"Kami dari Australia, kami jalan-jalan di Indonesia selama 5 bulan. Dan kami akan pergi ke Kalimantan, nanti kami kembali ke Jawa, lalu ke Sumatera. Saya nanti juga akan traveling ke Inggris," kata Michael.

"Jadi, kita jalan-jalan pakai mobil lewat Indonesia," jelasnya.


Selama perjalanan, Michael mengaku pertama kali ini mengalami insiden kecelakaan. Dia juga baru pertama kali ke Yogyakarta. Sepekan kemarin, dia mengunjungi Borobudur.

Setelah peristiwa ini, lanjutnya, dia akan melihat kondisi kerusakan mobil. "Kami akan lihat seberapa besar kerusakannya besok lalu coba memperbaikinya kalau bisa. Kami akan di kota ini beberapa lama," jelasnya.

Polisi masih menyelidiki peristiwa ini, apakah ada unsur kelalaian dari pihak pelaksana proyek atau tidak.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com