detikNews
Selasa 23 Juli 2019, 17:46 WIB

Ikatan Apoteker Jamin Obat Palsu di Semarang tak Beredar di Banyumas

Arbi Anugrah - detikNews
Ikatan Apoteker Jamin Obat Palsu di Semarang tak Beredar di Banyumas Ilustrasi. Foto: iStock
Banyumas - Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) memastikan obat palsu dari rumah produksi yang digerebek di Semarang tak beredar di Banyumas. Peredaran obat palsu tersebut hanya ditemukan di sebagian wilayah Jawa Tengah dan Jabodetabek.

"Untuk masyarakat tidak perlu terlalu risau, kami menjamin distributor tersebut sama sekali tidak masuk wilayah Banyumas, hanya sebagian kecil wilayah Jawa Tengah dan Jabodetabek," kata Ketua IAI Cabang Banyumas Khafidz Nasrudin kepada wartawan saat pemantauan ke sejumlah apotek di Kota Purwokerto, Selasa (23/7/2019).

Menurut dia, kegiatan pemantauan tersebut sebenarnya rutin dilakukan di seluruh apotek di Banyumas yang berjumlah ada 204 apotek. Pemantauan meliputi dokumen legalitas operasional apotek dan fisik obat.


"Kami advokasi anggota dengan kunjungan untuk mengecek legal formal seperti sertifikat kompetensi, surat izin praktik dan lainnya, ini harus masih berlaku. Kami juga melakukan sampling beberapa obat-obatan," ucapnya.

Sementara itu Ketua Tim Pengawas Praktik Apoteker IAI Jawa Tengah untuk wilayah Banyumas Leoni Julieta mengatakan, pemantauan kali ini difokuskan terhadap pengadaan obat di apotek.


"Tadi baru saja saya cek, saya fokus ke pengadaannya, saya coba menelusuri produk yang ada di sini, ternyata semuanya legal, tidak ada yang dari PT JKI yang diindikasikan palsu," ucapnya.
(arb/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com