detikNews
Senin 22 Juli 2019, 17:30 WIB

Rumah Produksi Obat Ilegal Berbahaya di Demak Digerebek

Wikha Setiawan - detikNews
Rumah Produksi Obat Ilegal Berbahaya di Demak Digerebek Penggerebekan rumah produksi obat ilegal di Demak. Foto: Wikha Setiawan/detikcom
Demak - Balai Obat dan Makanan (BPOM) Semarang bersama Ditkrimsus Polda Jawa Tengah menggerebek rumah produksi obat ilegal berkedok jamu tradisional. Jutaan butir kapsul kosong ditemukan di lokasi penggerebekan.

Rumah produksi tersebut berada di Perumahan Permata Batursari Blok K4 No 8 Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Modusnya, pelaku menggunakan bahan baku obat yang diperoleh di pasaran, digiling menjadi serbuk dicampur bahan baku jamu, dimasukkan ke dalam kapsul dan dikemas.

Kepala BPOM Semarang, Syafriansyah menuturkan bahwa dalam penggerebekan kali ini pihaknya mengamankan dua orang, juga menyita sejumlah bahan baku obat dan mesin produksi.

"Kita amankan pemilik dan komandan kerja. Selain itu kita temukan jutaan butir kapsul kosong, bahan dasar dan mesin produksi," ujarnya kepada wartawan, Senin (22/7/2019).

Penggerebekan rumah produksi obat ilegal di Demak.Penggerebekan rumah produksi obat ilegal di Demak. Foto: Wikha Setiawan/detikcom

Jika dilihat dari bahan dasarnya, kata Syafriansyah, obat yang diproduksi pelaku sangat berbahaya untuk dikonsumsi. Sebab, diproduksi tanpa pengetahuan yang mumpuni dan dosis tidak terukur.

"Ini sebenarnya bukan jamu, tapi obat. Karena bahan dasarnya obat-obatan yang mudah kita temui, diracik ditambah sedikit bahan jamu. Kemudian dimasukkan ke dalam kapsul dikemas dan dipasarkan," tuturnya.


Dari keterangan pemilik bernama Agus Feri (49) warga Mranggen Demak, rumah produksi ini sudah dua tahun beroperasi. Untuk pasarannya obat ini dijual di beberapa wilayah di Jawa Tengah.

"Sudah dua tahun dan dipasarkan di Jawa Tengah. Ini dampak bahaya di ginjal, karena ginjal tempat penyaringan racun dan bahan kimia. Kalau tidak sesuai dosis ginjal berbahaya bisa rusak atau gagal ginjal," ungkapnya.

Akibat ulahnya, pemilik rumah produksi terancam UU Kesehatan No 36 tahun 2009 pasal 196 dan 197 tentang kesehatan.

"Ancaman hukuman 15 tahun penjara," tandas dia.



(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com