detikNews
Minggu 21 Juli 2019, 15:20 WIB

15.888 Orang Ikuti Ujian Seleksi Mandiri UNS di 8 Kota

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
15.888 Orang Ikuti Ujian Seleksi Mandiri UNS di 8 Kota Pelaksanaan SM UNS di kampus UNS. (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo - Sebanyak 15.888 orang mengikuti Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) jalur Seleksi Mandiri (SM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Mereka mengikuti ujian di 8 kota dari berbagai wilayah Indonesia.

Rektor UNS, Jamal Wiwoho, mengatakan bahwa ada 16.683 pendaftar SM UNS. Namun 795 orang di antaranya tidak hadir dalam UTBC hari ini.

"SM UNS ini dilakukan untuk mengisi 20 persen daya tampung mahasiswa baru, yaitu sejumlah 1.320 untuk program S1 dan 382 untuk vokasi," kata Jamal ditemui di UNS, Minggu (21/7/2019).

Adapun 8 kota tersebut ialah Solo, Makassar, Surabaya, Bandung, Jakarta, Serang, Lampung dan Medan. Khusus di Solo, UTBC digelar di kampus UNS dan lima SMA/SMK.


Jamal mengatakan ada lima orang penyandang disabilitas yang mengikuti tes di kampus UNS. Mereka mendapatkan pendampingan khusus dalam mengerjakan tes.

"Kami beri pendamping dari dosen PLB (Pendidikan Luar Biasa) yang bertugas membacakan soal. Karena mereka yang memahami kebutuhan penyandang disabilitas," ujar dia.

Seperti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) kemarin, Kedokteran masih menjadi program studi terfavorit dengan 2.582 pendaftar. Kemudian disusul dengan program studi Ilmu Hukum dan Farmasi dengan masing-masing 1.273 pendaftar dan 1.099 pendaftar.

"Untuk program vokasi, ada D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan 375 pendaftar, lalu D3 Teknik Informatika dengan 276 pendaftar," kata Jamal.


Hasil tes UTBC akan digabung dengan hasil tes dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) dan prestasi non-akademik. Pengumuman akan dilakukan 31 Juli 2019.

Salah satu peserta ujian asal Sukoharjo, Aditya Yahya, mengatakan mengikuti dua tes hari ini, yakni Tes Potensi Akademik serta gabungan tes Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

"Soalnya lebih mudah dibandingkan SBMPTN kemarin, tapi waktunya lebih pendek. Kemarin belum lolos, semoga sekarang bisa lolos," kata pendaftar program studi MIPA Kimia dan Pendidikan Kimia itu.
(bai/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com