detikNews
Sabtu 20 Juli 2019, 08:51 WIB

Round Up

Memburu Aset Alfarizi, Bos Investasi Jamu Bodong di Klaten

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Memburu Aset Alfarizi, Bos Investasi Jamu Bodong di Klaten Foto: Bayu Ardi Isnanto
Klaten - Bos investasi bodong berkedok pengeringan bahan jamu di Klaten, Jawa Tengah, Alfarizi telah ditangkap. Polisi masih memburu aset-aset yang terkait dengan perusahaan bernama PT Krishna Alam Sejahtera (KAS) itu.

Salah satunya ialah kantor yang berasa di Desa Kajen RT 01 RW 04, Kecamatan Ceper, Klaten. Bangunan berwarna hijau itu sudah dipasangi garis polisi.

Ada pula tempat pelatihan mitra dan gudang perusahaan yang tak jauh dari kantor. Setelah ditelusuri, ternyata aset berupa bangunan tersebut bukan lagi milik Alfarizi.

"Dulu dibeli oleh pelaku, tapi sekarang sudah pindah tangan. Dia sudah tidak punya aset di sini," kata Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Dicky Hermansyah saat dihubungi detikcom, Jumat (19/7/2019).

Kamis (11/7) lalu, kantor PT KAS itu sempat digeruduk mitra yang juga korban investasi bodong. Bahkan menurut warga sekitar, beberapa orang sempat mengambil barang-barang yang ada di dalam kantor.

"Kami harap masyarakat tidak main hakim sendiri. Karena seluruh barang yang ada di kantor merupakan barang bukti kasus," ujarnya.

Selain bangunan, polisi menyita tiga unit mobil, yakni dua unit jenis APV dan satu unit Avanza. Alfarizi membeli mobil itu dalam kondisi bekas dan masih bernama pemilik sebelumnya.

Alfarizi pun sempat mengaku tidak lagi memiliki aset. Namun polisi masih menyelidiki kebenaran dari keterangan tersebut.

"Pelaku mengaku sudah tidak memiliki aset lagi. Tapi masih kita telusuri kebenarannya," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Alfarizi melalui PT KAS telah menipu mitranya yang diduga berjumlah 1.800 orang. Total kerugian yang ditanggung mitra ditaksir Rp 17 miliar.

Mitra diberi tiga pilihan paket, yakni paket A, B atau C dengan biaya investasi Rp 8 juta, Rp 16 juta dan Rp 24 juta. Alfarizi menjanjikan gaji Rp 1 juta untuk paket A, Rp 2 juta untuk paket B dan Rp 3 juta untuk paket C tiap pekan.

Pekan lalu tiba-tiba Alfarizi mengilang sehingga para mitra merasa ditipu. Polisi kemudian menangkapnya di Bogor, Selasa (16/7). Dia juga pernah menjalani hukuman kasus yang sama, investasi bodong di Jawa Tengah beberapa tahun lalu.



Tonton juga video Tergiur Untung Besar, Banyak Warga Babel Tertipu Bitcoin:

[Gambas:Video 20detik]


(bai/bgk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com