detikNews
Kamis 18 Juli 2019, 18:19 WIB

Warga Pekalongan Keluhkan Monyet-monyet Nyasar di Permukiman

Robby Bernardi - detikNews
Warga Pekalongan Keluhkan Monyet-monyet Nyasar di Permukiman Monyet ekor panjang yang muncul di Pekalongan. Foto: Robby Bernardi/detikcom
Pekalongan - Dalam beberapa hari ini warga Podosugih, Kota Pekalongan, diherankan dengan kemunculan monyet ekor panjang yang kerap turun dari gedung sebuah showroom mobil setempat. Bahkan kerap berkeliaran di rumah-rumah warga.

Terakhir, primata tersebut mencoba untuk mengambil burung peliharaan warga setempat. Warga mengaku melihat dua ekor monyet ekor panjang di wilayah tersebut.

"Dari laporan warga ini, hari ini kita tindaklanjuti dengan mendatangkan petugas BKSDA untuk segera di evakuasi," kata Petugas Damkar Kota Pekalongan, Yudha Wijaya kepada detikcom, Kamis (18/7/2019).

Membujuk monyet ekor panjang dengan pisang. Membujuk monyet ekor panjang dengan pisang. Foto: Robby Bernardi/detikcom

Setelah mencari titik kemunculan monyet, akhirnya petugas gabungan menemukan lokasi dimana monyet tersebut bersembunyi.

"Kita menemukan satu titik yang dijadikan tempat persembunyian monyet ini yakni di dalam plafon bagian depan showroom mobil," tambahnya.


Dengan memanfaatkan lubang kecil di bagian plafon depan sebuah bangunan di Jalan KH Mansyur ini, dijadikan pintu keluar masuk monyet.

Namun, petugas baru menemukan satu ekor monyet yang bersarang di plafon sebuah bangunan.

Berbagai cara dilakukan petugas untuk memancing monyet ekor panjang keluar. Namun hingga sore ini usaha tersebut belum membuahkan hasil. Monyet ekor panjang ini sempat keluar sebentar tapi kemudian masuk ke persembunyiannya kembali.

"Kita sudah memancingnya dengan pisang tapi masuk kembali," tambah Yudha.

Sementara itu, petugas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehuatan Kantor BKSDA Wilayah II Pemalang, Yuli Tri Haryadi mengatakan monyet yang nampak di sebuah plafon tersebut jenisnya ekor panjang atau macaca fascicularis.

Monyet ekor panjang yang dilaporkan warga di Pekalongan. Monyet ekor panjang yang dilaporkan warga di Pekalongan. Foto: Robby Bernardi/detikcom

"Kalau dibilang liar dari hutan sepertinya tidak ya. Di sini jauh dari hutan. Mungkin itu peliharaan orang yang sengaja dilepas," katanya.

Menurutnya karakter ekor panjang sendiri mudah beradaptasi di manapun dia tinggal. Sedangkan untuk makanya biasanya dia akan mencari buah-buahan di sekitar atau bahkan pucuk-pucuk daun.

"Memang ini tidak dilindungi. Namun akan kita lakukan evakuasi dan kita rillis ke habitatnya," jelasnya.

Yuli menjelaskan monyet ekor panjang ini biasanya dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab untuk kepentingan pribadi seperti pertunjukan topeng monyet.

"Ini sudah dilarang, kasihan. Juga ada surat pelarangannya," tambahnya.

Petugas tim gabungan akan kembali melakukan evakuasi pada besok dengan membuat perangkap yang nyaman untuk monyet ekor panjang tersebut.

Sedangkan Sri Sugiyati pemilik warung yang tidak jauh dari gedung dimana monyet ekor panjang bersarang, mengatakan dirinya sejak tiga hari ini melihat keberadaan monyet tersebut.

"Saya lihat pas saya tinggalkan warung untuk ambil es batu. Saya liat dari kejajauhan di jalan deket warung. Saya dekati dia naik lagi," kata Sri Sugiyati.




Simak Video "Bedah Bendungan, Pekalongan "
[Gambas:Video 20detik]

(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com