detikNews
Kamis 18 Juli 2019, 12:59 WIB

Korban Tanya Nasib Uangnya di Investasi Bodong Rp 17 M, Ini Jawaban Polisi

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Korban Tanya Nasib Uangnya di Investasi Bodong Rp 17 M, Ini Jawaban Polisi Ratusan korban investasi bodong Rp 17 miliar di Polres Klaten. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Klaten - Ratusan korban investasi bodong berkedok pengeringan bahan jamu mendatangi Mapolres Klaten siang ini. Mereka ingin mengetahui perkembangan kasus serta melihat pelaku bernama Alfarizi yang sudah ditangkap.

Terlihat para mitra PT Krishna Alam Sejahtera (KAS) itu berdiri di halaman Mapolres Klaten. Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi pun menemui para korban tersebut.

Awalnya, Alfarizi akan dikeluarkan di hadapan para mitra. Namun karena terlalu ramai dan kurang kondusif, maka rencana tersebut batal.

Aries menyampaikan seharusnya sejak awal masyarakat berhati-hati dengan segala macam bentuk investasi. Masyarakat dapat menanyakannya kepada kepolisian.

"Harusnya saat Anda mau bermitra ingat bahwa ada polisi, tentara, apakah perusahaan ini sehat enggak? Tapi karena sudah kejadian, ya sudah. Saat ini alhamdulillah pelaku sudah kami tangkap," kata Aries kepada para korban.

Untuk selanjutnya, Kapolres meminta masyarakat tidak perlu ramai-ramai datang ke Polres. Cukup perwakilan mitra yang datang untuk mengetahui perkembangan kasus.

"Kalau banyak seperti ini, melayani satu per satu juga repot. Cukup perwakilan yang datang ke Polres menanyakan kepada penyidik," ujar dia.

Mengenai pengembalian uang investasi para korban, polisi mengaku tidak berwenang. Namun hal tersebut dapat diusahakan melalui jalur hukum lain.

"Prinsipnya kami tidak punya kewajiban dan hak terhadap seluruh aset yang kami sita. Silakan mengadukan gugatan perdata sehingga aset yang dimiliki direktur, tersangka Alfarizi bisa diperjuangkan untuk dikembalikan kepada mitra," tutupnya.

Usai pertemuan dengan Kapolres, kebanyakan mitra kemudian pulang. Namun beberapa mitra saat ini masih terlihat berkumpul di sudut halaman Polres.

Salah seorang korban bernama Tri menyampaikan harapannya agar uang belasan juta yang dia investasikan bisa dikembalikan.

"Harapannya uang bisa dikembalikan semua, atau paling tidak setengahnya," kata warga Trucuk, Klaten ini.

Simak Video "Panen Ikan Warga Gemblegan Kalikotes Klaten"
[Gambas:Video 20detik]

(bai/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com