detikNews
Rabu 17 Juli 2019, 15:09 WIB

Begini Kronologi Ibu di Boyolali Menganiaya Anaknya Hingga Tewas

Ragil Ajiyanto - detikNews
Begini Kronologi Ibu di Boyolali Menganiaya Anaknya Hingga Tewas Siti Wakidah alias Ida (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)
Boyolali - Siti Wakidah alias Ida (30), telah mengakui yang menganiaya anak kandungnya, F (6), hingga akhirnya meninggal dunia. Penganiayaan itu tak dilakukan sekali saja, tetapi beberapa kali dari mencubit, memukul hingga membenturkan kepalanya.

"Tersangka melakukan dengan cara mencubit, memukul, mencakar dan membenturkan kepala korban ke almari," kata Kasat Reskrim Polres Boyolali, Iptu Mulyanto ditemui di kantornya, Rabu (17/7/2019).

Ida telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Boyolali. Warga Dukuh Gejukan, Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang yang berdomisili di Dukuh/Desa Tanduk, Kecamatan Ampel, Boyolali, itu kini telah ditahan di Mapolres Boyolali.


Dijelaskan Mulyanto, dari keterangan tersangka, penganiayaan oleh tersangka kepada anak kandungnya itu terjadi dalam beberapa hari. Pada hari Senin (8/7) dan Selasa (9/7), tersangka melakukan kekerasan terhadap korban dengan cara mencubitnya di beberapa bagian tubuhnya.

Kemudian pada hari Rabu (10/7) sekitar pukul 22.00 WIB sampai dengan Kamis (11/7) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, tersangka kembali menganiaya korban. Antara lain memukul perutnya, membenturkan kepada ke lemari dan mencakar punggung korban.

Setelah itu korban tidur dan pada pagi harinya, korban sempat sarapan bubur. Setelah makan, korban tiduran. Namun hingga sekitar pukul 11.00 WIB, korban tidak bangun-bangun.


Tersangka mencoba membangunkannya dan meraba badan korban sudah dingin. Tersangka panik dan sekitar pukul 13.00 WIB, dia memberitahu kepada tetangganya, bahwa anaknya sakit.

"Warga kemudian datang dan diketahui korban sudah meninggal dunia," katanya.

Seperti diberitakan, Polres Boyolali membongkar makam seorang anak. Korban diduga menjadi korban penganiayaan sebelum akhirnya meninggal dunia pada Kamis (11/7/2019), dan dimakamkan di Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang.


Petugas yang mendapat informasi adanya kejanggalan kematian bocah berinisial F itu, sehari setelahnya atau pada Jumat (12/7), langsung melakukan penyelidikan. Korban yang bertempat tinggal di Desa Tanduk, Kecamatan Ampel, Boyolali bersama ibu dan ayah tirinya.

Petugas Polres Boyolali mengumpulkan keterangan dan memintai keterangan para saksi hingga hari Minggu (14/7). Antara lain memeriksa para tetangga yang ikut memandikan dan mengkafani korban.

Setelah dilakukan gelar perkara dan koordinasi dengan Bid Dokkes Polda Jateng, Polres Boyolali kemudian melakukan bongkar kubur korban dilakukan autopsi.



Simak Juga 'Tega! Balita Dianiaya Bapak Tiri Pakai Selang Air':

[Gambas:Video 20detik]

Begini Kronologi Ibu di Boyolali Menganiaya Anaknya Hingga Tewas



(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com