detikNews
Senin 15 Juli 2019, 17:52 WIB

Pelaku Mutilasi Berencana Bangun Rumah dari Jual Mobil Milik Korban

Arbi Anugrah - detikNews
Pelaku Mutilasi Berencana Bangun Rumah dari Jual Mobil Milik Korban Jumpa pers kasus mutilasi di Mapolres Banyumas. Foto: Arbi Anugrah/detikcom
Banyumas - Setelah melancarkan aksi kejinya, pelaku mutilasi, Deni Prianto (37) menjual mobil korban, Komsatun Wachidah (51) dengan sistem tukar tambah. Deni berencana akan membangun rumah dari uang yang diperolehnya dari mobil tersebut.

"Rencananya (dengan uang Rp 100 juta) saya mau misah, ingin punya rumah sendiri Pak di belakang rumah orang tua," kata Deni saat dihadirkan dalam jumpa pers Mapolres Banyumas, Senin (15/7/2019).

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun menambahkan selama ini Deni memang tinggal bersama orang tuanya.

"Jadi dengan uang Rp 100 juta itu dia ingin bangun rumah untuk keluarganya (anak dan istri Deni)," ujar Bambang.


Bambang mengungkapkan polisi telah mengamankan tiga mobil terkait kasus ini yaitu mobil Timor bernopol B 1757 BQ, mobil milik korban dengan nomor polisi D 1058 VBO dan satu mobil hasil tukar tambah di showroom dengan nomor polisi R 9387 YC.

"Timor ini dia beli dari uang yang dia dapatkan dari korban, dari total uang yang sudah ditransfer korban sejumlah Rp 25 juta. Rp 15 juta dia belikan mobil, kemudian sisanya untuk kebutuhan hidup. Kemudian mobil Timor ini dia titipkan di rumah orang tuanya," ujarnya.

"Kemudian selanjutnya mobil korban kita amankan di showroom dan satu mobil Xenia kita amankan di rumah temannya yang dia titipkan, untuk mobil Xenia dan Timor ini hanya sekedar dititipkan tujuannya dia hanya untuk menguasai mobil itu," tambahnya.


Sebelumnya Deni menjual mobil korban di sebuah showroom mobil di wilayah Purwokerto. Dia melakukan tukar tambah mobil korban dan ditukar dengan mobil Xenia 2007, dan dia dapat tambahan uang senilai Rp 100 juta.

Namun karena sudah sore, showroom beralasan bahwa bank sudah tutup sehingga besok sisa uang Rp 100 juta baru bisa diserahkan keesokan harinya.

"Pada saat sore hari itu dia membawa mobil Xenia dan STNK-nya. Untuk BPKB-nya di hari berikutnya akan diserahkan pada saat penangkapan," jelas Bambang.




Tonton Video Pengakuan Pemutilasi Wanita PNS yang Hebohkan Banyumas:

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Pengakuan Pemutilasi Wanita PNS yang Hebohkan Banyumas"
[Gambas:Video 20detik]

(skm/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com