detikNews
Senin 08 Juli 2019, 15:30 WIB

Masih Ada 4.527 Kursi Kosong SMA Negeri di Jateng

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Masih Ada 4.527 Kursi Kosong SMA Negeri di Jateng Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng. Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
FOKUS BERITA: Ruwet PPDB Zonasi
Semarang - Pendaftaran SMA dan SMK negeri lewat PPDB Online di Jawa Tengah sudah berakhir. Tercatat masih ada 4.527 kursi kosong di SMA negeri dan 3.369 kursi kosong di SMK negeri.

Dari catatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, jumlah pendaftar di SMA Negeri mencapai 123.645 orang, tapi yang diterima 111.237 orang dari kuota 115.764 kursi.

Sedangkan untuk SMK Negeri di Jawa Tengah, pendaftarnya mencapai 121.966 orang dan yang diterima 96.889 orang dari kuota 100.258 kursi.

"Tidak semua sekolah terpenuhi. SMA masih ada seats 4.527 belum terisi," kata Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo usai sidak di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Jalan Pemuda, Semarang, Senin (8/7/2019).

Terkait adanya kursi kosong tersebut, Ganjar akan menggelar rapat untuk mengetahui apakah ada kemungkinan yang belum masuk di sekolah negeri bisa ditawari kesempatan duduk di kursi kosong itu. Namun Ganjar mengakui sekolah yang kuotanya belum terisi itu lokasinya jauh dan di Kabupaten seperti di Kendal, Banjarnegara, Wonogiri, dan Purbalingga.

"Maka mau rapatkan, tapi ini jaraknya jauh lho, kalau asal mau negeri," pungkas Ganjar.


Terkait apakah ada kemungkinan PPDB gelombang kedua untuk mengisi kursi kosong tersebut, menurut Ganjar hal itu tidak akan dilakukan.

"Tidak ada gelombang-gelombangan," tegasnya.

Saat ini Ganjar juga berusaha memikirkan jalan keluar jika masih ada siswa yang harus sekolah jauh salah satunya dengan bus sekolah. Selain itu Ganjar juga menyarankan bagi orangtua yang tidak lolos PPDB dan harus sekolah swasta, bisa mengurus beasiswa di Pemprov Jateng.


"Tapi syaratnya (beasiswa) untuk keluarga yang tidak mampu. Keterangan tidak mampu itu juga akan kami cek kebenarannya lewat kelurahan," pungkas Ganjar.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Sulistyo mengatakan untuk Kuota SMA yang belum terpenuhi itu memang karena jarak yang jauh dan kebanyakan ada di pinggiran.

"Kekosongan di SMA itu lokasinya di pinggiran dan pendaftar maunya di tengah kota. Kalau SMK itu terkait jurusan, peminatnya sedikit," kata Sulistyo.

Simak Video "Ganjar Ajak Alumni UGM Berkontribusi di Pemerintahan Jokowi-Amin"
[Gambas:Video 20detik]

(alg/sip)
FOKUS BERITA: Ruwet PPDB Zonasi
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com