Meluas, Lahan Padi Puso di DIY Capai 1.992 Hektare

Usman Hadi - detikNews
Jumat, 05 Jul 2019 15:15 WIB
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Biwara Yuswantana. Foto: Usman Hadi/detikcom
Yogyakarta - Lahan padi puso di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bertambah. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, kini lahan padi yang puso di DIY mencapai 1.992 hektare.

"Padi puso (di DIY) seluas 1.992 hektare, yaitu di lahan padi tadah hujan," ujar Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana, saat ditemui wartawan di kantornya Jalan Kenari Nomor 14A Yogyakarta, Jumat (5/7/2019).

Biwara menerangkan, lahan padi tadah hujan yang puso mayoritas berada di Kabupaten Gunungkidul mencapai 1.918 hektare. Sementara 74 hektare sisanya tersebar di Kabupaten Bantul, Kulon Progo dan Sleman.

Terkait persoalan ini, kata Biwara, pemerintah sudah melakukan upaya pompanisasi pengairan sawah untuk menekan puso. "Upaya dilakukan dengan pembagian pompanisasi ke kelompok-kelompok," sebutnya.


Jumlah lahan padi puso yang disampaikan Biwara lebih banyak ketimbang data yang disampaikan Kepala Dinas Pertanian DIY, Sasongko, Senin (1/7) lalu. Kala itu Sasongko menyebut ada 1.800 hektare lahan padi puso.

"Ada sekitar 1.800 hektare (lahan padi puso), itu yang kering dan potensi kering, karena belum semuanya mati," kata Kepala Dinas Pertanian DIY, Sasongko, Senin (1/7) lalu.

Adapun padi puso, kata Sasongko, kesemuanya ditanam di lahan kering atau lahan tadah hujan. "Jadi kalau sawah nggak ada yang puso, dan itu adalah tanaman (di musim) yang kedua," pungkas Sasongko.

Simak Video "Sudah 7 Bulan Warga di Buton Selatan Alami Kekeringan"
[Gambas:Video 20detik]
(ush/ush)