detikNews
Kamis 27 Juni 2019, 18:50 WIB

Meriahnya Tradisi Resik-resik Sendang di Wonosoco Kudus

Akrom Hazami - detikNews
Meriahnya Tradisi Resik-resik Sendang di Wonosoco Kudus Foto: Akrom Hazami/detikcom
Kudus - Warga Desa Wonosoco Kecamatan Undaan, Kudus memnggelar tradisi kirab budaya resik-resik Sendang Dewot. Tradisi tahunan itu menghargai keberadaan sendang sebagai mata air penting bagi warga sekitar.

Acara yang digelar pada Kamis (27/6/2019) siang hingga berakhir sore hari. Berbagai kesenian tradisional turut meramaikan kirab di desa wisata tersebut. Ada tokoh pewayangan, wayang yang berisikan susunan jagung, wayang klithik, gunungan hasil bumi dan lainnya. Peserta kirab keliling desa hingga Sendang Dewot.

Kepala Desa Wonosoco, Setyo Budi mengatakan kirab budaya Resik-resik Sendang Desa Wonosoco merupakan agenda rutin tiap tahun.
Tradisi resik-resik Sendang Dewot di KudusTradisi resik-resik Sendang Dewot di Kudus Foto: Akrom Hazami/detikcom

"Kegiatan juga untuk mengangkat rintisan desa wisata," kata Setyo dalam sambutannya sore tadi.

Menurut dia, acara itu juga untuk melestarikan budaya serta wujud menghargai atas anugerah alam berupa sendang. Sebab, dari mata air sendang itulah, kebutuhan warga akan air bisa tercukupi.

"Ini salah satu bentuk kita menghargai alam kita. Apa saja. Termasuk sumber mata air sendang. Juga bersyukur atas nikmat Tuhan yang maha Esa," tandasnya.

Bupati Kudus M Tamzil mengatakan, acara ini sebagai wujud dari kekompakan masyarakat dengan kebudayaan.

"Desa ini kompak. Karena dengan kebudayaan, kami usulkan desa agar membentuk menjadi desa adat. Dengan dibentuknya desa jadi desa adat dan desa budaya maka akar budaya desa akan kuat," pungkas dia.


Simak Video "Keindahan Gerbang Kudus di Malam Hari"
[Gambas:Video 20detik]

(bgk/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed