detikNews
Kamis 27 Juni 2019, 09:59 WIB

Round-Up

Beda Pengakuan Qomar dan Sopirnya Soal Surat Lulus S2 dan S3 Palsu

Imam Suripto - detikNews
Beda Pengakuan Qomar dan Sopirnya Soal Surat Lulus S2 dan S3 Palsu Nurul Qomar saat berada di Kejari Brebes, Rabu (26/6). Foto: Imam Suripto/detikcom
Yogyakarta - Pelawak Nurul Qomar terjerat kasus dugaan pemalsuan ijazah S2 dan S3 saat menjadi Rektor Universitas Muhadi Setiabudi (Umus) Brebes. Sang sopir, Dodi mengaku Qomar yang memerintahkannya untuk membuat surat keterangan lulus (SKL) palsu.

"Pembuatan SKL (S2 dan S3 UNJ) atas perintah pelaku kemudian diurusi oleh saudara Dodi selaku sopir Qomar," ungkap KBO Reskrim Polres Brebes, Iptu Triyatno di Kantor Kejari Brebes di Jalan Gajah Mada, Rabu (26/6/2019).

Namun, lanjut Triyatno, keterangan Dodi dibantah oleh Qomar.

"Sudah dimintai keterangan, tapi (Qomar) tidak mengakui (memerintah Dodi)," lanjutnya.


Kasus ini sudah dilimpahkan ke kejaksaan, Rabu (26/6). Karena alasan kesehatan, Qomar tak ditahan.

Kasi Pidum Kejari Brebes, Bakhtiar Ishan Agung Nugroho menjelaskan hasil pemeriksaan dokter kepolisian, Qomar menderita asma bronkitis kronis. Selain itu anggota gruk lawak Empat Sekawan ini juga menderita maag akut dan hipertensi.


Meski tak ditahan Qomar diwajibkan melapor ke Kejari Brebes seminggu dua kali pada Senin dan Kamis.

"Tidak ditahan tapi wajib lapor dua kali seminggu. Selain itu ada jaminan dari pengacaranya dan istrinya," jelas Bakhtiar.

Simak Video "Komedian Qomar Pede Jalani Sidang Perdana Kasus Ijazah Palsu"
[Gambas:Video 20detik]

(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed