detikNews
Senin 24 Juni 2019, 16:11 WIB

Duh! Seorang Bocah Digigit Anjing di Sebuah Vila di Sleman

Ristu Hanafi - detikNews
Duh! Seorang Bocah Digigit Anjing di Sebuah Vila di Sleman Ayah dan putrinya yang digigit anjing peliharaan pemilik vila di Sleman. Foto: Ristu Hanafi/detikcom
Sleman - Seorang bocah perempuan, JC (6) digigit dua ekor anjing di sebuah vila yang berada di Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sang bocah mengalami luka di bagian kaki.

"Keterangan dari karyawan, dua ekor anjing itu milik owner vilanya. Mengigit kaki putri saya," kata ayah korban, Michael Raymond (32) saat ditemui di rumahnya, kawasan Jalan Godean, Senin (24/6/2019).

Peristiwa itu terjadi pada Minggu 16 Juni lalu. Saat itu Raymond bersama putrinya mendatangi Sawah Joglo yang merupakan vila dan restoran di kawasan Ngaglik. Raymond berniat memesan kamar untuk acara keluarga.

"Saat itu saya masuk lobi, meja resepsionis sepi tak ada orang. Lalu keluar dari arah dapur restoran seorang karyawan bertanya maksud kedatangan saya, saya diajak ke meja depan, putri saya melihat-lihat kolam renang yang persis di samping meja resepsionis," jelas Raymond.

Ketika tengah berbincang bersama karyawan vila, tiba-tiba Raymond mendengar suara teriakan putrinya. Dia langsung menoleh dan melihat anaknya tergeletak dikerubuti dua ekor anjing di pinggir kolam.


"Putri saya tiba tiba teriak 'Papi..papi..', saya lihat putri saya sudah digigit dua anjing, posisi putri saya tiduran," cerita Raymond.

Suasana vila di Sleman, lokasi bocah digigit anjing. Suasana vila di Sleman, lokasi bocah digigit anjing. Foto: Ristu Hanafi/detikcom

Saat itu dilihatnya gigitan anjing seperti mengoyak kaki kanan putrinya. Dia mencoba mengusir anjing itu tapi tetap tak mau melepas gigitan. Hingga akhirnya dia terpaksa memukul dan menendang dua ekor anjing tersebut.

"Karyawannya juga bingung, setelah gigitan lepas, saya lihat pangkal paha kanan putri saya luka. Langsung saya bawa ke rumah sakit," terangnya.

Setelah dari rumah sakit, Raymond lantas kembali mendatangi vila untuk meminta pertanggungjawaban. Namun respon dari pihak vila tak sesuai dengan apa yang diharapkannya.


"Pihak vila berbelit-belit, saya ingin ketemu owner-nya, alasan sedang di luar negeri. Saya ketemu manajernya juga terkesan menutupi," tandas Raymond.

"Paha putri saya dijahit, lukanya dalam 3 cm, juga beberapa bekas gigitan. Saya khawatir anak saya kena rabies, karena saya minta surat bukti vaksin tidak dikasih. Anak saya juga trauma, itu yang penting bagaimana memulihkan kondisinya, karena sekarang ketika mendengar kata hotel atau anjing dia ketakutan," sambung Raymond.

Selain itu, Raymond juga heran kenapa bisa dua ekor anjing dibiarkan berkeliaran di dalam vila hingga berujung gigitan ke putrinya itu.

"Sehari setelahnya saya balik lagi ke vila itu, anjing itu masih ada, di kursi di restorannya. Ini kok bisa terjadi, setelah peristiwa yang menimpa putri saya. Saat itu saya juga belum bisa bertemu owner-nya, hingga hari ini belum bisa bertemu untuk bicara masalah ini," imbuh Raymond.

Saat dimintai konfirmasi secara terpisah, pihak Sawah Joglo membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Manajernya sekarang baru ada acara di luar. Tapi betul peristiwa itu, Minggu pagi lalu. Sudah ada pembicaraan antara pihak kami dengan bapaknya," ujar karyawan Sawah Joglo, Tia.

[Gambas:Video 20detik]


(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed