detikNews
Senin 24 Juni 2019, 14:17 WIB

Ternyata Ini Dia Rahasia Petani Kentang Dieng Hadapi Ancaman Embun Es

Uje Hartono - detikNews
Ternyata Ini Dia Rahasia Petani Kentang Dieng Hadapi Ancaman Embun Es Kebun kentang di dataran tinggi Dieng. Foto: Uje Hartono/detikcom
Banjarnegara - Petani di dataran tinggi Dieng menanam pohon gelonggong di sela-sela tanaman kentang. Langkah ini ternyata menjadi antisipasi ancaman munculnya 'bun upas' atau dikenal embun es.

Tanaman dengan tinggi sekitar 2,5 meter ini ditanam di antara pohon kentang. Jarak tanamnya sekitar 30 centimeter. Harapannya, embun es tidak turun sampai ke tanaman kentang.

"Ini salah satu upaya agar tanaman kentang tidak mati. Jadi, embun es tidak sampai ke tanaman jika di sela-selanya ditanam gelonggong," jelas petani kentang Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara Aisyah saat ditemui di kebun kentang, Senin (24/6/2019).

Menurutnya, langkah ini yang paling mudah dilakukan petani untuk mengantisipasi ancaman bun upas. Mengingat pohon gelonggong mudah didapat di sekitar Dieng.


"Pohon ini banyak di sini jadi lebih mudah. Beda jika dilakuakn dengan cara memasang jaring untuk mencegah bun upas, tetapi biayanya lebih mahal. Sedangkan penyiraman air, itu harus dilakukan pagi buta sebelum matahari terbit. Jadi waktunya susah untuk menyemproti tanaman kentang," paparnya.

Tanaman ini diharapkan mampu menahan embun supaya tidak sampai ke tanaman kentang. Namun, berkaca pada pengalaman sebelumnya, tanaman tetap mati jika bun upas tebal.


"Tetapi, kalau bun upasnya tebal tetap aja tanaman kentangnya mati. Seperti yang terjadi di tahun 2018 lalu. Saat itu terjadi bun upas tebal, dan meski sudah ditanami gelonggong tetap kena bun upas," ungkapnya.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed