DetikNews
Kamis 13 Juni 2019, 12:55 WIB

Lepas Pemudik Balik ke Rantau, Taj Yasin: Jangan Tinggalkan Bahasa Jawa

Ragil Ajiyanto - detikNews
Lepas Pemudik Balik ke Rantau, Taj Yasin: Jangan Tinggalkan Bahasa Jawa Taj Yasin melepas ribuan pemudik kembali ke Jakarta hari ini. Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Boyolali - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, melepas 4.130 pemudik dari wilayah Jawa Tengah kembali ke Jakarta. Taj Yasin berpesan para pemudik untuk tetap melestarikan bahasa Jawa di perantauan.

"Saya berharap nanti warga Jawa Tengah yang ada di perantauan, entah itu di Jakarta maupun di luar Jawa, saya berharap ketika sudah berdomisili disana tetap memakai bahasa Jawa," kata Taj Yasin saat melepas pemudik kembali ke Jakarta di halaman asrama haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali Kamis (13/6/2019).

Yasin berpesan, Bahasa Jawa hendaknya juga tetap diajarkan kepada anak-anaknya. Sehingga ketika pulang ke kampung halamannya, lanjut Yasin, anak-anak dapat berkomunikasi dengan kerabat dan tetangga di Jawa Tengah.


"(Anak-anak) tidak merasa cangggung lagi dan langsung bisa membaur. Itu yang kita harapkan oleh masyarakat Jateng yang ada di luar," jelas dia.

Hal itu disampaikan Taj Yasin, karena ketika berdialog dengan para pemudik di dalam bus ternyata ada yang tidak bisa berbahasa Jawa. Dalam sambutannya, Taj Yasin juga sempat menggunakan Bahasa Jawa, karena setiap hari Kamis, komunikasi di lingkup Pemprov Jateng menggunakan Bahasa Jawa.


"Tapi saya tahu, yang mudik balik itu juga sudah tidak tahu Bahasa Jawa. Tadi saya di bus, tanya dengan bahasa Jawa, diam saja. Sudah lama di Jakarta dan anaknya lahir di Jakarta, tapi saya ingin Bapak Ibu nanti kalau sudah di Jakarta maupun di mana saja, tetap anak-anaknya diajak Bahasa Jawa. Walaupun tidak bisa krama inggil," kata Yasin yang bicara dengan Bahasa Jawa krama inggil.

Sebanyak 4.130 pemudik diberangkatkan kembali ke Jakarta, dari Boyolali. Mereka diangkut menggunakan 70 bus dan dilepas langsung oleh Taj Yasin Maimoen. Mereka diberangkatkan dari halaman Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali.

Dalam kegiatan balik mudik 2019 ini diikuti oleh total 7.426 peserta. Mereka diberangkatkan dari empat kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur menggunakan bus dan kereta api.

Sebanyak 4.130 diangkut menggunakan moda transportasi bus yang diberangkatkan dari halaman asrama haji Donohudan, hari ini. Ada 70 bus. Sebelum pemberangkatan, seluruh sopir bus juga dilakukan tes urine.

Kemudian 3.296 peserta menggunakan 5 rangkaian Kereta Api, yang diberangkatkan dari Semarang, Surabaya dan Malang, dengan tujuan stasiun Pasar Senen.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed