DetikNews
Kamis 13 Juni 2019, 12:01 WIB

Wagub Jateng Lepas 4.130 Pemudik Balik ke Jakarta dari Boyolali

Ragil Ajiyanto - detikNews
Wagub Jateng Lepas 4.130 Pemudik Balik ke Jakarta dari Boyolali Taj Yasin melepas ribuan pemudik dari Boyolali kembali ke Jakarta. Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Boyolali - Sebanyak 4.130 pemudik diberangkatkan kembali ke Jakarta, dari Boyolali. Mereka diangkut menggunakan 70 bus dan dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengan, Taj Yasin Maimoen.

"Tidak hanya fokus terhadap kegiatan mudik, Jasa Raharja juga menyelenggarakan Balik Mudik di tahun 2019 ini," ujar Harwan Muldidarmawan, Corporate Secretary PT Jasa Raharja (Persero), dalam acara pemberangkatan Balik Mudik di halaman asrama haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali, Kamis (13/6/2019).

Dikemukakan dia, dalam kegiatan balik mudik 2019 ini total diikuti 7.426 peserta, kembali ke Jakarta. Mereka diberangkatkan dari 4 kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur menggunakan bus dan kereta api.

Sebanyak 4.130 diangkut menggunakan moda transportasi bus yang diberangkatkan dari halaman Asrama Haji Donohudan, hari ini. Ada 70 bus. Sebelum pemberangkatan, seluruh sopir bus juga dilakukan tes urine.

Wagub Jateng Taj Yasin melepas ribuan pemudik kembali ke Jakarta. Wagub Jateng Taj Yasin melepas ribuan pemudik kembali ke Jakarta. Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom

Kemudian 3.296 peserta menggunakan 5 rangkaian Kereta Api, yang diberangkatkan dari Semarang, Surabaya dan Malang, dengan tujuan stasiun Pasar Senen. Mereka diberangkatkan dalam dua hari, yaitu Kamis hari ini dan Jumat (14/6).

Dari stasiun Gubeng dan Pasar Turi berangkat Kamis hari ini masing-masing satu rangkaian. Kemudian untuk Jumat besok, diberangkat dengan moda transportasi kereta api juga dari stasiun Tawang, Semarang; stasiun Gubeng, Surabaya dan stasiun Malang, masing-masing satu rangkaian.


"Jika dibandingkan dengan tahun 2018, terdapat peningkatan jumlah penumpang sebesar 18.10 persen, tentunya upaya untuk meningkatkan kapasitas peserta Balik Mudik akan terus ditingkatkan," kata Harwan.

Mudik balik dilakukan pada hari ini, lanjut Harwan, bertujuan untuk mengurangi kepadatan jalan menuju Jakarta. Dengan demikian kenyamanan dan keselamatan dapat terjaga dengan baik saat Mudik dan Balik Mudik Bareng BUMN.

"Ini salah satu program, bagaimana kita berperan aktif menekan angka kecelakaan, sekaligus juga bisa menggerakkan perekonomian. Sebagaimana masyarakat yang dimudikkan ini, kita gratiskan biaya ongkos angkut yang kurang lebih berkisar Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta. Nah uang itu bisa dibawa ke kampung halaman untuk dibelanjakan. Dengan demikian ekonomi di daerah akan semakin menggeliat dan ini mendukung sekali program pertumbuhan ekonomi nasional," tandasnya.

Para pemudik yang diangkut 70 bus itu diberangkatkan kembali ke Jakarta dan dilepas oleh Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen. Setelah bendera start dikibarkan, bus-bus itu langsung berangkat dengan pengawalan petugas Patwal kepolisian.

Dalam kesempatan itu Taj Yasin berharap, jumlah masyarakat yang ikut acara mudik maupun balik bareng ini bisa ditingkatkan lagi.

"Partisipasi bukan hanya BUMN saja, tapi bisa dilakukan BUMD, DUMDes maupun warga yang sukarela, karena ini hajat kita bersama, kebahagiaan kita bersama, kebhinnekaan kita bersama," kata Taj Yasin.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada TNI,Polri dan Kementerian Perhubungan yang telah membantu masyarakat demi kelancaran arus mudik dan balik. Sehingga angka kecelakaan lalu lintas bisa ditekan hingga 64 persen.

"Saya berpesan kepada peserta balik mudik ke Jakarta, saya berdoa semoga di perantauan sana anda sekalian semua mendapatkan rido dari Tuhan Yang Maha Esa, sehingga rejeki kalian banyak, keselamatan, perjalannya lancar, selamat sampai tujuan," ucapnya.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
BERITA TERBARU +