detikNews
Rabu 05 Juni 2019, 09:29 WIB

Sultan HB X dan Warga Yogya Salat idul Fitri di Alun-alun Utara

Pradito Rida Pertana - detikNews
Sultan HB X dan Warga Yogya Salat idul Fitri di Alun-alun Utara Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Yogyakarta - Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang juga Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama ribuan umat muslim menjalankan ibadah salat Idul Fitri 1440 H di Alun-alun Utara, hari ini, Rabu (5/6/2019).

Sultan duduk di saf paling depan saat salat id. Sultan melaksanakan salat id bersama menantu dan cucunya.

Selain itu, ratusan prajurit Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang akan melaksanakan prosesi Gerebeg Sawal hari ini juga ikut salat id. Mereka duduk di halaman sebelah barat pagelaran keraton.

Dalam salat id tersebut, imam sekaligus khotib, Prof. Achmad Jainuri, Ph.D memberi khutbah yang mengajak umat muslim merefleksikan nilai fitrah dalam tahun politik.

Dalam khutbahnya, Jainuri mengatakan, salat id merupakan rangakaian ibadah puasa yang telah dilakukan selama sebulan penuh. Menurutnya, hikmah yang paling penting dari ibadah idul fitri ini adalah tumbuhnya kesadaran manusia akan kembali kepada fitrah manusia.
Prajurit Keraton Yogyakarta salat idPrajurit Keraton Yogyakarta salat id Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom

Jainuri menjelaskan, fitrah sendiri memiliki beberapa makna, adapun dalam makna bahasa fitrah diartikan sebagai karakter dasar manusia sejak lahir. Sedangkan sebagian mengartikan fitrah sebagai keadaan suci, bersih dari dosa seperti kondisi waktu pertama kali dilahirkan ke dunia.

"Karena itu, kembali ke fitrah berarti kembali kepada kondisi seperti saat manusia lahir, yang belum terkontaminasi oleh lingkungannya," ujarnya saat khutbah di Alun-alun Utara Yogyakarta, Rabu (5/6/2019).

"Namun kondisi suci bersih ini tidak berlangsung lama, hanya sebentar, tetapi menjadi rujukan kita semua untuk kembali kepada kesucian dan kemurnian," imbuhnya.

Usai salat Id, Sultan langsung kembali ke kediamannya. Keraton akan menggelar acara Ngabekten selama 2 hari yakni tanggal 5 dan 6 Juni. Siang ini prosesi gerebeg Sawal bertepatan hari raya idul fitri akan digelar. Sebanyak 7 buah gunungan akan diperebutkan di tiga tempat yakni, halaman Masjid Besar Kauman, Puro Pakualaman dan kompleks kantor Gubernur DIY di Kepatihan.


Simak juga video Anies Baswedan Bakal Open House Sore Ini:

[Gambas:Video 20detik]


(bgk/bgs)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com