DetikNews
Senin 27 Mei 2019, 16:50 WIB

Pantura Kudus Ramai, Pembatas Lajur di depan SPBU Tanggulangin Dibongkar

Akrom Hazami - detikNews
Pantura Kudus Ramai, Pembatas Lajur di depan SPBU Tanggulangin Dibongkar Pembatas lajur di depan SPBU Tanggulangin, Kudus dibongkar. Foto: Akrom Hazami/detikcom
Kudus - Memasuki H-9 Lebaran, suasana arus mudik di jalur pantura Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dari arah Jakarta mulai terasa. Tampak mulai ada penumpukan kendaraan di ujung jembatan baru, di Jembatan Kolonel Sunandar perbatasan Kudus-Demak, siang ini.

Seperti yang terpantau detikcom di lokasi sekitar pukul 14.37 WIB. Pengendara yang sedang melintas di jalur utama pantura dari Jembatan Kolonel Sunandar harus melambatkan laju kendaraannya. Ditambah lagi ada banyak kendaraan keluar dan masuk ke SPBU.

"Memang terjadj penumpukan kendaraan di depan pintu masuk SPBU Tanggulangin. Kendaraan dari arah Jembatan Tanggulangin, terhambat karena ada kendaraan keluar dan masuk SPBU," terang salah seorang petugas keamanan SPBU Tanggulangin yang juga mengatur kendaraan keluar masuk SPBU di lokasi, Senin (27/5/2019).

Senin sore, terpantau pembatas lajur di depan SPBU Tanggulangin dibongkar. Satu unit alat berat, dan satu unit truk tampak berada di lokasi. Petugas alat berat membongkar lajur pembatas. Sejumlah petugas bersiaga di lokasi untuk menyelesaikan pembongkaran.

Sementara arus lalu lintas tampak diatur oleh petugas dari Dinas Perhubungan Kudus.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.6 Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Alik Mustakim mengatakan, atas instruksi Bupati Kudus M Tamzil yang siang tadi memantau lokasi, maka lajur pembatas jalan di depan SPBU Tanggulangin dibongkar.

"Kami tadi mendapatkan kunjungan dari Bupati Kudus M Tamzil di lokasi oprit jembatan sisi timur sebelum lampu merah. Dari beliau mengkritisi keberadaan cerp atau pembatas lajur di oprit sisi Kudus," kata Alik kepada awak media di Jembatan Kolonel Sunandar.

Menurutnya sejak jembatan baru itu dibuka pada 20 Mei lalu, kerap terjadi tundaan atau antrean kendaraan yang lumayan panjang akibat adanya pembatas lajur di depan SPBU Tanggulangin.

"Oleh karena itu tadi bupati ke lapangan, beliau beri instrurksi cerp yang jadi pembatas di depan SPBU harus dibongkar. Sehingga kondisi arus lalu lintas, baik yang akan ke kota Kudus, atau ke jalan lingkar Kudus itu tidak terganggu," tambahnya.

"Siang ini kami akan bongkar cerp tersebut, kami selanjutnya akan koordinasi lagi dengan Kasat Lantas Kudus, Kadishub Kudus, dan Balai Transportasi Darat X Semarang, dan otomatis dengan komunitas lokal seperti SPBU dan PT Pura untuk antisipasi atau jembatani supaya arus lalu lintas lokal tetap terlayani dengan aman," imbuh Alik.

Pihaknya meyakinkan kepada pemudik, bahwa jembatan akan aman dilalui. Setelah sebelumnya 8 Mei, dilakukan uji beban.

"Kami lakukan uji beban dinamik dan statis. Dengan beban 350 ton. Kita evaluasi, alhamdulilah jembatan kita aman berdasarkan parameter yang kita tetapkan,"bebernya.

"Jembatan ini sudah aman untuk dilalui. PJU sudah dipasang di jembatan. Dipasang di satu sisi untuk mengakomodir satu jalur. Alhamdulilah sudah terapasang semua nanti malam bisa nyala. Sudah hidup," pungkasnya.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed