DetikNews
Minggu 26 Mei 2019, 11:18 WIB

Untuk yang Mudik ke Wonogiri, Waspadai Titik Rawan Bencana Berikut Ini

Aris Arianto - detikNews
Untuk yang Mudik ke Wonogiri, Waspadai Titik Rawan Bencana Berikut Ini Salah satu kawasan rawan bencana, Gunung Pegat, Wonogiri. Foto: Aris Arianto/detikcom
Wonogiri - BPBD Wonogiri memetakan sejumlah titik jalur mudik yang rawan bencana. Di mana saja?

"Ada beberapa kawasan yang rawan bencana, terutama untuk saat ini adalah angin kencang hingga pohon tumbang," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto saat dihubungi detikcom, Minggu (26/5/2019).

Kawasan rawan bencana itu meliputi Gunung Pegat Kecamatan Nguntoronadi dan Krisak-Sukoharjo yang menjadi jalur utama Solo-Pacitan. Selanjutnya kawasan Gunung Belah di jalur Wonogiri-Pracimantoro, dan Pucung Kecamatan Kismantoro di jalur alternatif Wonogiri-Pacitan.

Bambang menerangkan, ketiga kawasan berupa perbukitan dengan lereng cukup terjal. Kerap terjadi angin kencang hingga menyebabkan pohon tumbang.


"Ketika musim hujan sering terjadi longsor juga. Tapi bukan berarti saat sekarang memasuki pancaroba, lantas mengabaikan ancaman longsor. Intinya kami terus mewanti-wanti pemudik dan warga tetap waspada ketika melintas di kawasan itu," beber Bambang.

Menurut dia, saat hendak melintas kawasan itu, ternyata ada angin kencang, maupun kemungkinan turun hujan lebat, ada baiknya menghentikan perjalanan. Cari tahu keadaan dengan menanyakan ke warga sekitar, atau sebelum melintas menghubungi posko di kantor BPBD Wonogiri lebih dulu.

Pihaknya menyebut telah memasang papan peringatan bahaya longsor di kawasan tersebut. BPBD juga berkoordinasi dengan Bina Marga untuk memangkas pohon yang membahayakan pengguna jalan. Misalnya rapuh, miring, maupun hendak tumbang.

"Kami juga menyiagakan relawan di sekitar lokasi rawan bencana. Agar lebih paham, ada baiknya datang ke posko BPBD di depan kantor kami untuk mendapatkan informasi atau meminta bantuan," ujar dia.

Komandan SAR Wonogiri Kompol (purn) Warseno menambahkan para personel dan relawan tetap waspada dan siaga selama Lebaran. Personel terdekat segera meluncur ketika terjadi hal yang tidak diinginkan, misalnya terjadi bencana.

"Peralatan yang kami miliki seperti gergaji mesin maupun kendaraan dalam keadaan ready, sewaktu-waktu dibutuhkan siap," tutur Warseno.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed