DetikNews
Jumat 24 Mei 2019, 14:03 WIB

Waspada! Ada Jalur Rawan Laka dan Pasar Tumpah di Magelang

Eko Susanto - detikNews
Waspada! Ada Jalur Rawan Laka dan Pasar Tumpah di Magelang Foto: Eko Susanto/detikcom
Magelang - Bagi pemudik dari luar kota yang akan mudik menuju wilayah Kabupaten Magelang dan sekitarnya, perlu memperhatikan jalur rawan kecelakaan. Selain jalur rawan kecelakaan, ada beberapa pasar tumpah.

Kabag Ops Polres Magelang Kompol Ngadisa mengatakan, untuk jalur rawan kecelakaan lalu lintas meliputi jalur utama Yogya-Semarang. Kemudian, jalur dari Magelang menuju arah Salaman. Selain itu, jalur dari Salatiga-Magelang meliputi wilayah Ngablak, Pakis dan Tegalrejo.

"Rawan laka, saya sampaikan khususnya jalur utama Yogya-Semarang, kemudian Semarang arah Salaman dan tidak lupa juga karena ada peningkatan arus dengan dioperasionalkannya jalan tol yakni jalur batas Salatiga-menuju Magelang itu wilayah Ngablak, Pakis dan Tegalrejo," kata Ngadisa saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (24/5/2019).

Adapun jalur perbatasan Salatiga-Magelang tersebut termasuk titik rawan kecelakaan lalu lintas terutama pada malam hari karena ada kabut. Untuk itu, jika pengendara belum hafal terhadap kondisi jalan yang berkabut dan menikung agar berhati-hati.

"Itu merupakan juga titik rawan laka lantas terutama malam hari ada kabut. Kemudian kalau para pengendara atau pengguna jalan yang tidak hafal dengan medan, itu bisa fatal karena berkabut, jalan berlikung, makanya harus hati-hati," ujar dia.

Selain adanya jalur rawan kecelakaan, juga ada beberapa pasar tumpah perlu diperhatikan bagi pemudik akan menuju wilayah Kabupaten Magelang. Pasar tumpah tersebut ada di Payaman, Secang, kemudian di kawasan Salaman arah Purworejo meliputi Krasak, Salaman, Pasar Pakis, Kaponan, Ngablak dan Tegalrejo.

"Mengenai pasar tumpah baik itu sebelum hari raya, terutama sebelum hari raya antara lain wilayah Secang di Payaman, ada juga di wilayah arah Krasak, Salaman, ada dua titik Pasar Salaman maupun Pasar Krasak menuju arah Purworejo. Kemudian ada lagi Pasar Tegalrejo, kemudian Pakis, Ngablak juga ada pasar, Pakis ada dua Pakis sendiri dan Kaponan," pungkasnya.


(bgs/bgk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed