DetikNews
Kamis 23 Mei 2019, 19:15 WIB

Ada Jalan Tol, Kepadatan Jalur Semarang-Yogya Diprediksi Turun

Aji Kusuma - detikNews
Ada Jalan Tol, Kepadatan Jalur Semarang-Yogya Diprediksi Turun Foto: Aji Kusuma/detikcom
Semarang - Adanya jalan tol Trans Jawa yang melewati Kabupaten Semarang akan berpengaruh terhadap tingkat kepadatan arus lalu lintas di jalur utama Semarang-Yogya. Diprediksi kepadatannya akan mengalami penurunan dibanding tahun lalu.

Meski demikian Polres Semarang telah menyiapka sarana dan prasana penunjang kelancaran arus mudik lebaran 2019 ini. Satu diantaranya adalah persiapan pembangunan pos pemantauan dan pelayanan polisi bagi pemudik di wilayah Kabupaten Semarang.

Kapolres Semarang, AKBP Adi Sumirat mengatakan pihaknya sudah menyiapkan pos pemantauan dan pelayanan baik di jalur arteri maupun di dalam tol. Menurutnya, arus mudik di Kabupaten Semarang tidak mengalami kepadatan seperti tahun lalu, karena keberadaan tol Trans Jawa yang sudah terintegrasi secara utuh.

"Jadi jalur utama Semarang-Yogya ini tidak akan mengalami kepadatan seperti tahun lalu. Sebab, para pemudik yang menuju Yogya, bisa melalui gerbang tol Colomadu lalu melewati jalan Solo- Klaten-Yogya," jelas Adi Sumirat kepada awak media di Pos Polisi Pangkalan Truk Jambu, Kamis (23/5/2019).

Dari pantauan detikcom, Kapolres Semarang, melakukan tinjauan sejak sore hingga menjelang buka puasa. Kegiatan peninjauan Pos Pemantauan dan Pelayanan di pelataran Benteng Williem Ungaran.

"Total Pos Pemantauan dan Pelayanan ada 11, baik itu di dalam tol maupun di jalur arteri. Nanti H-10 seluruh pengerjaan perbaikan jalan juga akan berhenti, sehingga jalan di Kabupaten Semarang ini sudah siap menyambut kedatangan para pemudik," terang Adi.

Di sisi lain, pihak kepolisian juga akan menertibkan parkir-parkir liar di sekitar pasar dan fasilitas umum. Begitu juga dengan kantong-kantong parkir bagi truk akan disediakan untuk menunjang kelancaran arus lalu lintas.

"Kami akan menertibkan tempat-tempat parkir yang mengganggu arus lalu lintas. Personel kami di lapangan akan menindak tegas para penyedia parkir yang masih nekat menggunakan bahu jalan," tandas Adi Sumirat.

(bgk/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed