DetikNews
Kamis 23 Mei 2019, 11:31 WIB

Setubuhi Gadis di Bawah Umur, Sopir Angkot di Purworejo Dibekuk

Rinto Heksantoro - detikNews
Setubuhi Gadis di Bawah Umur, Sopir Angkot di Purworejo Dibekuk Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Purworejo - Seorang sopir angkot di Purworejo, Jawa Tengah tega menyetubuhi siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) yang masih di bawah umur. Kini tersangka telah diamankan petugas di Mapolres Purworejo.

Tersangka adalah HS (34) warga Desa Butuh, Kecamatan Butuh. Pria yang berprofesi sebagai sopir angkot itu tega menyetubuhi siswi kelas 1 sebuah SMA di Purworejo yang masih di bawah umur.

"Ngakunya berpacaran, namun karena korban ini masih di bawah umur yakni 16 tahun maka tersangka tetap diproses hukum," ungkap Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Haryo Seto Liestyawan saat menggelar pers rilis, Kamis (23/5/2019).

Perbuatan bejatnya itu dilakukan pada bulan April 2019 lalu di rumah tersangka saat malam hari. Tersangka mengaku sudah lebih dari sekali menyetubuhi korban. Sebelum disetubuhi, korban dirayu terlebih dahulu.

"Untuk lokasinya dilakukan di rumah tersangka pada malam hari. Sebelumnya korban dirayu oleh tersangka agar mau," lanjutnya.

Orang tua korban yang curiga dengan anaknya kemudian bertanya tentang apa yang terjadi. Merasa anaknya diperlakukan tidak senonoh oleh tersangka, orang tua korban pun kemudian melapor ke polisi hingga akhirnya tersangka dibekuk di rumahnya pada 20 Mei 2019.

Sementara itu, tersangka yang berprofesi sebagai sopir angkot itu tetap merasa perbuatannya tidak melanggar hukum. Ia sendiri saat ini pisah ranjang dengan istrinya dan dalam proses perceraian.

"Saya kerjanya sopir angkot mas, kenalnya karena dia sering naik angkot saya dan kami pacaran sejak Maret lalu. Saya sudah berkeluarga punya anak 1 tapi dalam proses cerai dan sudah 7 bulan pisah ranjang," ucapnya.

Dari kasus ini, petugas mengamankan barang bukti berupa pakaian korban dan dua buah HP yang digunakan untuk komunikasi antara tersangka dan korban.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini tersangka harus mendekam di sel tahanan Mapolres Purworejo dan bakal dijerat pasal 81 UU RI no 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal hukuman 15 tahun penjara.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed