detikNews
Sabtu 18 Mei 2019, 14:48 WIB

Kasir Rest Area Tol Trans Jawa Digendam, Pelaku Ngaku dari Malaysia

Aji Kusuma Admaja - detikNews
Kasir Rest Area Tol Trans Jawa Digendam, Pelaku Ngaku dari Malaysia Rekaman CCTV aksi gendam di rest area Tol Trans Jawa. Foto: Aji Kusuma Admaja/detikcom
Semarang - Pegawai kasir di sebuah toko oleh-oleh Rest Area 429 Tol Trans Jawa digendam oleh dua pria yang mengaku berasal dari Malaysia. Kejadian ini terekam kamera CCTV di lokasi tersebut.

"Petugas penjaga cctv kami sudah berhasil merangkum video tindakan penggendaman. Mulai dari kedatangan pelaku, kemudian di dalam toko saat menggendam kasir kami, hingga ketika pelaku meninggalkan wilayah rest area. Bahkan, tindakan mereka saat mengambil uang juga terekam jelas," ujar General Manager Rest Area 429, Telly Fandha kepada detikcom, Sabtu (18/5/2019).

Telly mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada Kamis (14/5) pukul 18.02 WIB. Modus yang digunakan pelaku gendam adalah berpura-pura membeli satu buah mie instan. Lalu setelah sampai kasir, dalam rekaman cctv, tampak pelaku mengajak bicara dua penjaga kasir dan seorang pramuniaga kami.

"Jadi di kasir itu, pelaku memamerkan uang dollar. Nah setelah itu, pelaku menepuk pundak dua penjaga kasir. Nah, setelah itu kedua kasir kami kehilangan kesadaran. Kemudian memanfaatkan kesempatan itu, pelaku mengambil uang di brangkas kasir. Sedangkan pelaku lain mengalihkan perhatian satu pramuniaga yang tidak terkena gendam dengan cara meminta tolong agar mengambilkan barang lain. Total kerugian yang kami alami berjumlah Rp 3,2 juta," jelas Telly.

Telly mengatakan bahwa pelaku meninggalkan ponselnya di lokasi kejadian. Pihak pengelola Rest Area 429 sudah membuat laporan polisi di Polsek Ungaran Kota.

Semua bukti dan rekaman cctv juga sudah diserahkan kepada petugas kepolisian Polsek Ungaran Kota. Namun hingga berita ini ditayangkan, detikcom belum berhasil menghubungi pihak kepolisian.

Telly mengimbuhkan, para pelaku awalnya mengaku berasal dari Malaysia.

"Semula kepada kasir kami, pelaku mengaku berasal dari Malaysia. Namun setelah kami buka facebook pelaku dari ponsel yang tertinggal, terdapat foto pelaku dan paspor yang dikeluarkan oleh negara Pakistan," jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga sudah mengunggah foto dan video pelaku saat menjalankan tindakan penggendaman di Rest Area 429. Hal itu ditujukan supaya pelaku jera dan segera menyerahkan diri karena semua data yang ia miliki sudah terdeteksi dalam ponsel yang tertinggal.

"Intinya, bagi yang mengenal pelaku dan melihat unggahan time line facebook pelaku dengan nama akun Osama Jajo, terkait kejadian penggendaman, kami harap segera mengingatkan pelaku agar menyerahkan diri," jelas Telly.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com