DetikNews
Rabu 08 Mei 2019, 16:17 WIB

Akan Mudik ke atau Lewat Kudus? Simak Rekayasa Lalinnya Berikut Ini

Akrom Hazami - detikNews
Akan Mudik ke atau Lewat Kudus? Simak Rekayasa Lalinnya Berikut Ini Kadishub Kudus Abdul Halil menjelaskan rekayasan arus lalin saat mudik Lebaran 2019. Foto: Akrom Hazami/detikcom
Kudus - Untuk persiapan menghadapi arus mudik, Pemkab Kudus mulai merencanakan rekayasa arus lalu lintas. Salah satu titik yang jadi perhatian yaitu Jalan Jenderal Sudirman.

"Sehingga kita berpikir bahwa bagaimana agar supaya Jalan Jenderal Sudirman (terhindari) dari kemacetan tersebut. Makanya sore ini kita koordinasi dengan Polres, mewujudkan, merealisasi rencana ini," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kudus, Abdul Halil.

Hal ini disampaikan Abdul Halil usai rapat koordinasi di Ruang Comand Center Pemkab Kudus,Rabu (8/5/2019).

Halil mengakui selama ini pihaknya sering mendapat masukan dari banyak pihak terkait dengan kondisi ruas jalan dua arah tersebut. Di antaranya soal keruwetan dan asur lalu lintasnya yang lambat.

Untuk itu rencananya ruas Jalan Jenderal Sudirman akan diberlakukan satu arah pada pukul 05.00-18.00 WIB, kemudian dari pukul 18.00-05.00 WIB menjadi dua arah.

"Setelah ini kita tindak lanjuti dengan mengecek di lapangan. Mana yang perlu dipasangi rambu, berapa rambu, kebutuhan untuk rambunya apa saja, pihak sat lantas akan cek lapangan," imbuhnya.


"Mulai dari alun-alun ke timur sampai Pentol. Seperti dulu tapi ini ada jamnya, satu arah," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kudus M Tamzil mengatakan Jalan Jenderal Sudirman memang telah diamatinya kurang lebih tujuh bulan.

"Ada beberapa hal yang perlu untuk disempurnakan untuk lalu lintas dan sudah koordinasi ke pihak polres untuk kita jadikan satu arah pada siang hari. Siang hari satu arah. Dari Simpang Tujuh menuju ke timur ke arah Pati, kemudian nanti sepeda motor dari arah Pati kota ke arah Jalan HOS Cokroaminoto malam hari tetap bisa dua arah," urainya.


Rekaya tersebut akan berlaku setelah kesiapan rambu dan sosialisasi rampung.

"Tergantung ketersiapan rambu. Sosialisasi satu hari cukup. Lewat media. Kemudian setelah itu pasang rambu-rambu kita laksanakan. Karena menjelang hari raya pasti macet," bebernya.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed