DetikNews
Selasa 23 April 2019, 23:19 WIB

Pria di Semarang Tewas, Diduga Jadi Korban Pembunuhan

Aji Kusuma - detikNews
Pria di Semarang Tewas, Diduga Jadi Korban Pembunuhan Evakuasi jasad korban. Foto: Aji Kusuma/detikcom
Semarang - Seorang pria di Kabupaten Semarang ditemukan tewas dengan luka dan bersimbah darah. Diduga menjadi korban pembunuhan.

Peristiwa itu menggegerkan warga Dusun Silowah, Desa Pagersari, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (23/4/2019) sore.

Korban diketahui bernama Pamuji (30) warga Kota Semarang. Dia ditemukan tewas di belakang rumah orang tuanya di Dusun Silowah, sekitar pukul 15.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan di lokasi kejadian, korban pertama kali ditemukan ibunya, Ny Khiamah. Saat itu, Khiamah hendak pergi ke belakang rumah. Ia melihat seseorang tergeletak di pekarangan rumahnya.

Saat didekati ternyata anak lelakinya. Ia kemudian berteriak meminta bantuan tetangga. Setelah diperiksa oleh warga, ternyata sudah tak bernyawa.

Toat (40) salah satu saksi melaporkan kejadian kepada Babinsa Desa Pagersari Serka Muhtar yang kemudian kepada Koramil dan Polsek Bergas.

Setelah kejadian polisi kemudian melakukan penyelidikan dan olah TKP hingga malam hari. Korban yang sudah berumah tangga itu tinggal di daerah Sobokarti Kota Semarang.

Belum diketahui sebab-sebab peristiwa itu. Berdasarkan luka-luka yang ditemukan di bagian kepala bagian belakang dan ada bekas luka jeratan dileher diduga menjadi korban pembunuhan.


Kasubbag Humas Polres Semarang, Iptu Budi Supraptono, menyatakan ibu korban merupakan saksi yang pertama kali mengetahui kejadian itu.

"Tadi kami mendapat laporan kalau ada penemuan mayat. Sejauh ini kami masih melakukan penyelidikan. Hanya ada dugaan mengarah sebagai korban penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia," jelas Budi.

Pantauan detikcom dilokasi, polisi menerjunkan seekor anjing pelacak untuk mengindentifikasi barang bukti di sekitar TKP.Sekitar pukul 20.00 WIB, korban dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Saat ini pemeriksaan di TKP, kami hentikan, polisi sudah memasang garis pembatas, kami juga menjaga lokasi. Saat ini kami fokus memeriksa korban di RS Bhayangkara Semarang," tandas Budi.

Polisi saat ini juga tengah meminta keterangan dari saksi yakni ibu korban dan saksi lainnya.


(bgk/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed