DetikNews
Minggu 21 April 2019, 18:19 WIB

Diduga Salah Paham, Tukang Foto Pukul Peziarah di Menara Kudus

Akrom Hazami - detikNews
Diduga Salah Paham, Tukang Foto Pukul Peziarah di Menara Kudus Foto: Akrom Hazami/detikcom
Kudus - Seorang tukang foto Menara Kudus diduga menganiaya seorang peziarah makam Sunan Kudus, di kawasan Menara Kudus, Minggu (21/4/2019). Jajaran Polsek Kota masih menyelidiki kasus ini.

Sampai saat ini, polisi belum menemukan siapa pelaku dan nama korbannya.

Keterangan seorang tukang foto Menara Kudus, Hari mengungkapkan peristiwa itu terjadi Minggu siang sekitar pukul 13.00 WIB. Ia yang saat itu berada di lokasi mengetahui yang sebenarnya terjadi.

"Memang ada kejadian tadi siang. Sekitar habis duhur kejadiannya," kata Haris ditemui wartawan di kawasan Menara Kudus.

Haris mengatakan, kejadian itu terkadi akibat kesalahpahaman antara tukang foto dengan peziarah. Tanpa menyebutkan identitas rekannya, Haris menceritakan pemicu kejadian itu.

Saat itu seorang rekannya sedang menawari jasa pemotretan kepada korban. Tapi korban membalas tawaran dengan nada tinggi. Tentu saja, rekannya merasa tidak terima sehingga terjadi kesalahpahaman.

"Teman saya nawari foto tapi korban menolak dengan nada bicara tinggi. Akhirnya terjadi salah paham," ujar Haris.

Karena merasa tak terima lanjut Haris, tiba-tiba, temannya menganiaya peziarah. Sejumlah warga yang tidak tahu-menahu ikut-ikutan memukuli.

"Saya ikut melerai, biar tak sampai parah kejadiannya," ungkapnya.

Hal itu tak berlangsung lama. Sebab kejadian langsung dilerai oleh peziarah dan pejalan kaki lainnya.

"Ini jadi pembelajaran. Kami akan rapat bahas masalah ini. Biar tak terjadi lagi," ucapnya menyesali.

Para tukang foto kawasan itu tergabung di Paguyuban Fotografer Menara Kudus (PFMK) yang memiliki 30 anggota.

Kapolsek Kota AKP Khoirul Naim menjelaskan saat ini polisi masih memeriksa kasus yakni dengan mengumpulkan data di lapangan, termasuk mencari identitas pelaku dan korbannya.

"Kami tadi dapat informasi. Kami masih kumpulkan data di lapangan. Kalau sudah dapat, kami akan tindak lanjuti," ujarnya dikonfirmasi detikcom via telepon.

Jika nantinya tidak berhasil mendapatkan data identitas pelaku atau korban, polisi akan memberikan pembinaan kepada tukang foto Menara Kudus.

Kabid Pariwisata Dinas Budaya dan Pariwisata Kudus, Sri Wahyuni mengaku akan berkoordinasi dengan tukang foto Menara Kudus agar kejadian tak terulang lagi.


(bgk/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed