DetikNews
Minggu 21 April 2019, 13:18 WIB

Meriahnya Peringatan Hari Kartini di Desa Terpencil di Tegal

Imam Suripto - detikNews
Meriahnya Peringatan Hari Kartini di Desa Terpencil di Tegal Foto: Imam Suripto/detikcom
Tegal - Warga sebuah desa kecil di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, dan jauh dari kawasan perkotaan, Minggu (21/4/2019) menggelar acara dalam rangka HUT RA Kartini ke 140 tahun 2019. Berbagai kegiatan lomba digelar mulai dari lomba mengulek sambal sampai merias diri tanpa kaca. Seperti apa serunya warga dalam memperingati Hari Kartini ini.

Kegiatan lomba ini digelar oleh warga Desa Weringin Jenggot, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal. Semua kegiatan dalam rangka HUT RA Kartini ini dipusatkan di lapangan desa.

Rangkaian acara hari Kartini diawali seremonial upacara dengan petugas upacara semuanya dari kalangan wanita. Kemudian acara dilanjutkan dengan berbagai lomba lomba mulai dari lukis untuk anak anak, peragaan busana, mengulek sambal oleh peserta pria dan merias diri tanpa kaca.

Sepanjang acara berlangsung, warga tampak antusias mengukuti jalannya lomba lomba. Gelak tawa mereka pecah setiap bapak bapak menampilkan kelucuan saat berlomba mengulek sambal.

Dalam lomba mengulek sambal, tiap peserta diberi layah dan ulekan serta bumbu sambal seperti cabai rawit, cabai merah, garam, terasi, dan bawang merah. Mereka diberi waktu 10 menit untuk meracik dan mengulek sambal yang enak. Tidak lupa setiap peserta diberi satu buah mentimun untuk mencicipi sambal peserta.
Peringatan Hari Kartini di Kabupaten TegalPeringatan Hari Kartini di Kabupaten Tegal Foto: Imam Suripto/detikcom

Meski terlihat mudah, tidak sedikit peserta yang tampak kaku dalam mengulek bumbu. Ada yang memukul mukul cabai dan bawang hingga bumbu

"Meracik sambal enak ternyata gampang gampang susah. Padahal bahannya sama tapi memang kalau ga tahu komposisinya ya hasilnya ga enak," kaya Solikhin, salah satu peserta lomba ulek sambal.

Demikian pula pada lomba merias diri tanpa kaca. Banyak peserta yang kurang cermat saat memoles wajah, terutama alis dan bibir. Sehingga wajah wajah peserta tampak nggak karuhan karena riasan tidak pas. Salah satu peserta rias diri tanpa cermin, Jana'ah mengaku, merias tanpa cermin perlu kecermatan, terutama saat memoles alis dan bibir.

"Kalau tidak, pensil alis dan lisptik kebablasan gak karuan. Malah jadi kaya badut," kata Jana'ah.

Sementara Kades Weringin Jenggot, Abdul Kholis menjelaskan, acara ini digelar untuk mengenang perjuangan pahlawan wanita RA Kartini dalam mengangkat harkat martabat wanita. Sedangkan lomba lomba yang digelar semata mata untuk memberikan hiburan pada warga desa.

Menurutnya meski masuk desa terpencil, namun kreatifitas warga desa patut diacungi jempol. Mereka mempu berkreasi membuat acara yang cukup menarik dan disukai warga.

"Baru tahun ini kami buat acara begini. Sebelumnya belum pernah sama sekali. Dan ternyata warga sangat antusias," pungkasnya.

Simak Juga Saat Onthelis Pria Rayakan Hari Kartini di Car Free Day:

[Gambas:Video 20detik]


(bgk/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed