DetikNews
Sabtu 20 April 2019, 14:32 WIB

Pemungutan Suara Ulang di TPS 1 Magelang Digelar Pekan Depan

Eko Susanto - detikNews
Pemungutan Suara Ulang di TPS 1 Magelang Digelar Pekan Depan Ketua KPU Kota Magelang Basmar Perianto Amron. Foto: Eko Susanto/detikcom
FOKUS BERITA: Mantap Memilih!
Magelang - Bawaslu Kota Magelang, merekomendasikan diadakan pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 1 Kelurahan Magelang, Kecamatan Magelang Tengah. Hal ini karena ditemukan ada tiga orang ber-KTP luar daerah melakukan pencoblosan.

Ketua Bawaslu Kota Magelang, Endang Sri Rahayu mengatakan, rekomendasi dilakukan PSU karena ada tiga pemilih menggunakan e-KTP yang bukan penduduk setempat dan tidak memakai formulir A5.

"PSU dikarenakan ada 3 pemilih e-KTP yang bukan penduduk setempat dan tidak memakai A5. Ini ada di TPS 1 Kelurahan Magelang," katanya dalam pesan singkat, Sabtu (20/4/2019).

Menanggapi rekomendasi Bawaslu, Ketua KPU Kota Magelang, Basmar Perianto Amron mengatakan, di TPS 1 Kelurahan Magelang, ada tiga orang warga setempat yang KTP-nya bukan dari Kota Magelang ikut mencoblos.

"Di TPS 01 Kelurahan Magelang, itu memang ada 3 orang warga setempat, tapi ternyata KTP-nya bukan dari Kota Magelang. Jadi warga tersebut sudah 5 tahun tinggal di situ, tapi KTP-nya masih luar Kota Magelang. Pada hari pemungutan kemarin, datang menggunakan hak pilih," kata Basmar saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (20/4/2019).


"Di situ KPPS tahu ya orang sini karena sudah 5 tahun tinggal, mungkin karena kondisi capek, diperbolehkan memilih. Proses berjalan sampai dengan penghitungan suara. Saat penghitungan suara direkap ada selisih, antara surat suara dengan penggunaan hak pilih dan penggunaan surat suara, itu. Nah dicek kembali baru ketahuan kalau ada 3 pemilih oleh Bawaslu direkomendasikan untuk PSU, ya kami akan laksanakan," tegas Basmar.

Menyinggung perihal rencana PSU tersebut, katanya, KPU merencakan PSU di TPS 1 Kelurahan Magelang pada, Kamis (25/4/2019).


"Kita rencanakan tanggal 25 April. Rencana kita tanggal 25," ujarnya.

Adapun untuk TPS 1 Kelurahan Magelang ini jumlah DPT 280, kemudian A5 ada 1 pemilih dan yang menggunakan hak pilih 247, pada Rabu (17/4/2019).

Selain itu, dua TPS di Kabupaten Magelang juga direkomendasikan menggelar pemungutan suara ulang. Kedua TPS tersebut yaitu TPS 1 Tempurejo, Kecamatan Tempuran dan TPS 3 Bandongan, Kecamatan Bandongan. Pemungutan suara ulang tersebut akan dilakukan karena ditemukan beberapa pemilih ber-KTP dari luar daerah melakukan pencoblosan.

Anggota Komisioner KPU Kabupaten Magelang, Dwi Endis M mengatakan, berdasarkan rekomendari Bawaslu dan dilakukan rapat pleno KPU, Jumat (19/4), KPU akan menjalankan rekomendasi Bawaslu dengan pemungutan suara ulang (PSU) di dua TPS. Adapun PSU akan dilangsungkan di TPS 1 Tempurejo, Kecamatan Tempuran dan TPS 3 Bandongan, Kecamatan Bandongan.

"Berdasarkan rekomendasi dari Bawaslu, KPU melaksanakan pleno dan hasilnya adalah KPU akan menjalankan rekomendasi Bawaslu dengan PSU di dua TPS tersebut," kata Endis saat ditemui di kantor KPU Kabupaten Magelang Jalan Soekarno-Hatta Kota Mungkid, Sabtu (20/4/2019).

Anggota Komisioner KPU Kabupaten Magelang Dwi Endis M.Anggota Komisioner KPU Kabupaten Magelang Dwi Endis M. Foto: Eko Susanto/detikcom

PSU tersebut akan dilangsungkan, kata dia, kajiannya ada 4 orang yang di TPS Tempurejo, Kecamatan Tempuran itu, bukan ber-KTP setempat ikut memilih dengan mendapatkan perlakuan seperti DPTb. Sedangkan di TPS Bandongan tersebut ada 5 orang ikut memilih ternyata ber-KTP di luar Bandongan.

"Kajiannya adalah memang ada 4 orang di Tempurejo itu bukan ber-KTP setempat, tetapi mendapatkan perlakukan seperti halnya DPTb. Itu yang harus kita tindaklanjuti dengan PSU. Sedangkan kalau yang di Bandongan itu, ada 5 orang, tetapi ternyata orang dari luar Bandongan. Pemberian surat suara, sekali lagi tidak tepat peruntukkannya sehingga kita putuskan untuk menindaklanjuti dengan PSU," tegasnya.

Menyinggung tanggal pelaksanaan PSU, katanya, belum bisa ditentukan mengingat karena logistik untuk PSU tidak tersedia dan yang tersedia hanya untuk Kabupaten Magelang.

"Kalau untuk tanggal pelaksanaan (PSU) belum kita tentukan mengingat karena logistik untuk PSU ini tidak tersedia, yang tersedia hanya untuk Kabupaten Magelang saja. Bahkan untuk provinsi, DPR RI maupun presiden kita harus ajukan ke KPU RI," kata dia.

"Hasil dari rapat pleno ini kita buatkan BA (berita acara) dijadikan dasar untuk pengajuan logistik ke KPU RI. Baru nanti setelah ada jawaban kapan datangnya logistik ini, baru bisa tentukan kapan kita melakukan PSU. Batas maksimal tanggal 27 April ini," ujarnya.
(sip/sip)
FOKUS BERITA: Mantap Memilih!
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed