DetikNews

Sponsored by

Senin 15 April 2019, 23:56 WIB

Gara-gara Mi Rebus, Perempuan di Pekalongan Gagal Bunuh Diri

Robby Bernardi - detikNews
Gara-gara Mi Rebus, Perempuan di Pekalongan Gagal Bunuh Diri Foto: Robby Bernardi/detikom
Pekalongan - Warga Kelurahan Panjang Baru, Kota Pekalongan, Senin (15/4) malam, digemparkan dengan aksi nekat percobaan bunuh diri salah satu warganya. Sumini alias Sumiyati (56) warga RT 02/10, Panjang Baru, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan nekat memanjat tower air setinggi 10 meter.
Aksi nekat niat bunuh diri ini diketahui warga sekitar pukul 19.00. Warga mengetahui pelaku sudah berada di tower. Sumiyati mencoba melompat dari ketinggian tower seinggi 10 meter yang berada di tengah-tengah pemukiman warga.

Upaya bunuh diri dari wanita ini langsung dilaporkan ke polisi. Tim gabungan dari SAR, PMI, Satpol PP, TNI dan Polri langsung menuju ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Berbagai bujukan dan rayuan tidak membuat, Sumiyati bergeming. Hampir 3 jam Sumiyati berada di atas tower air perkampungan setempat.

Warga yang tahu kebiasaanya kemudian menawarkan mi rebus padanya. Namun Sumiyati tetap belum beranjak turun. Petugas pun merayunya akan dibuatkan mi rebus bila bersedia turun.

Warga yang berada di bawah terus berteriak menawarkan mi rebus. Akhirnya Sumayati berhasil dievakuasi petugas gabungan.

Zaenal Arifin, Lurah Panjang Baru menjelaskan, Sumiyati memanjat dari pukul 19.00 WIB dan berhasil diturunkan pukul 22.00 WIB.
Petugas berhasil evakuasi SumiyatiPetugas berhasil evakuasi Sumiyati Foto: Robby Bernardi/detikom

"Dia mengalami gangguan jiwa, namun percobaan bunuh diri ini baru kali ini dilakukan," katanya.

Menurut Zaenal Arifin, Sumiyati hidup sendiri. Suaminya melaut. Sedangkan anak-anaknya bekerja.

"Gangguan jiwanya sudah lama. Dulu pernah menjatuhkan diri dan baru dari tower kali ini," jelasnya.

Sementara itu, Camat Pekalongon Utara, Yose Rosyidi mengatakan Sumiyati sebelumnya pernah keuar masuk rumah sakit jiwa di Pekalongan bahkan pernah dirawat di Semarang.

Usai berhasil diturunan dari tower, Sumiyati pun masih berteriak-teriak tidak ingin dimasukan ke mobil milik Satpol PP. Sumiyati langsung dibawa ke Rumah Perlindungan Sosial Berbasis Masyarakat (RPSBM) Kota Pekalongan.

"Karena keluarga tidak ada ditempat, petugas membawanya ke RPSBM Kota Pekalongan untuk penanganan lebih lanjut," katanya.

(bgk/bgk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed