DetikNews
Kamis 04 April 2019, 19:32 WIB

AHY Sebut di Zaman SBY Pengangguran Turun 10 Juta Orang

Ristu Hanafi - detikNews
AHY Sebut di Zaman SBY Pengangguran Turun 10 Juta Orang AHY kampanye nasional Partai Demokrat di Sleman. Foto: Ristu Hanafi/detikcom
sleman - Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan keberhasilan pemerintahan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Salah satunya AHY menyebut pengangguran di Indonesia bisa turun mencapai 10 juta orang.

"Di zaman Pak SBY dulu, pengangguran berhasil diturunkan secara signifikan, dalam 10 tahun ada 10 juta penduduk Indonesia yang keluar dari pengangguran, mendapatkan pekerjaan yang baik. Ke depan akan kita yakinkan masyarakat dan anak muda dapat pekerjaan layak dan halal untuk menghidupi keluarganya," kata AHY, Kamis (4/4/2019).

Hal itu disampaikannya saat orasi politik di kampanye nasional Partai Demokrat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), di Grha Sarina Vidi, Sleman.

AHY mengaku selama dua tahun terakhir dia dan kader berkeliling nusantara untuk mendengarkan langsung aspirasi dan permasalahan yang dihadapi rakyat. AHY menyebut rakyat mengeluhkan kondisi ekonomi.

"Banyak sekali masyarakat yang mengeluhkan 4 tahun ini, banyak sekali masalah yang dihadapi, utamanya masalah ekonomi. Sana sini daya beli menurun, harga-harga makin mahal, sedangkan penghasilan tidak naik, belum lagi cari pekerjaan sulit. Artinya makin banyak yang pengangguran, khususnya anak-anak muda," ujarnya.

"Sekolah, pelayanan kesehatan, ada masalah dengan BPJS karena anggaran memang defisit karena ekonomi lesu, itu yang harus kita perbaiki," lanjutnya.

AHY juga mengingatkan capaian dan program era pemerintahan SBY lalu, seperti pembangunan infrastruktur, BLT, BOS, Bidik Misi, KUR, PKH hingga subsidi BBM dan listrik.


"Kalau bapak-ibu merasa masih perlu, dibutuhkan dan dirindukan hadir kembali di tengah masyarakat, maka mari bersama ajak datang ke TPS dan coblos nomor 14, sampaikan itu semuanya. Karena jika insyaallah caleg bisa terpilih, maka program tadi akan kembali diwujudkan oleh Partai Demokrat," ujarnya.

AHY melanjutkan, Demokrat juga akan meyakinkan bahwa penegakan hukum berjalan adil. Dia melihat akhir-akhir ini penegakan hukum yang tebang pilih. Menurutnya, kondisi itu menyakitkan dan menyedihkan karena terjadi di negara hukum yang seharusnya ditegakkan secara berkeadilan.

"Kita ingin yakinkan bahwa tidak ada satupun warga negara kita yang takut berbicara di negerinya sendiri, tidak boleh ada yang merasa takut untuk berbicara termasuk menyampaikan gagasan, pikiran dan kritik baik di media massa secara langsung termasuk medsos. Tidak boleh ada yang dikriminalisasi hanya karena berbeda pandangan politik," lanjutnya.

AHY juga memastikan Partai Demokrat sebagai nasionalis religius selalu mengedepankan persatuan di atas keberagaman.


Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di detik.com/pemilu


Tonton juga video Hashim Sebut Bagi-bagi Jatah Menteri, AHY: Saat Ini Tidak Urgen!:

[Gambas:Video 20detik]


(bgk/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed