DetikNews
Senin 11 Maret 2019, 18:39 WIB

Buruan Daftar, PT KAI Bagi-bagi 50.000 Gelas Kopi di 17 Stasiun

Usman Hadi - detikNews
Buruan Daftar, PT KAI Bagi-bagi 50.000 Gelas Kopi di 17 Stasiun Ngopi gratis di Stasiun Tugu, Yogya. (Foto: Usman Hadi/detikcom)
Yogyakarta - Hari ini dan besok, PT KAI Daop 6 Yogyakarta membagikan 10 ribu gelas kopi gratis di Stasiun Tugu Yogyakarta dan Solo Balapan. Aksi itu merupakan bagian dari bagi-bagi 50 ribu gelas kopi secara cuma-cuma yang dilakukan PT KAI di seluruh Indonesia.

Di Stasiun Tugu, Yogya, ada 30 stand yang menyediakan kopi gratis selama Festival Ngopi Bareng KAI Jilid 3 dari tanggal 11-12 Maret 2019.

Kepala PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Purwanto, mengatakan Festival Ngopi Bareng KAI Jilid 3 merupakan agenda tahunan yang digelar PT KAI. Tahun ini sebanyak 50 ribu gelas kopi dibagikan secara cuma-cuma di 17 stasiun di 15 kota.

Di Daop 6 Yogyakarta, lanjut Purwanto, mendapat jatah 10 ribu gelas kopi untuk dibagikan kepada masyarakat. 10 ribu kopi gratis itu dibagi di Stasiun Tugu Yogyakarta 7.500 gelas dan Stasiun Solo 2.500 gelas.

"Kalau (kopi gratis) yang di Daop 6 ada di (Stasiun Tugu) Yogya sama di Solo Balapan itu kurang lebih sekitar 10 ribu cup (gelas)," ujar Purwanto kepada wartawan di Stasiun Tugu Yogyakarta, Senin (11/3/2019).


Buruan Daftar, PT KAI Bagi-bagi 50.000 Gelas Kopi di 17 Stasiun(Foto: Usman Hadi/detikcom)

Dijelaskannya, Festival Ngopi Bareng KAI Jilid 3 terselenggara berkat kerjasama PT KAI dengan Komunitas Kopi Nusantara. Setidaknya ada 200 barista lokal yang terlibat, dengan 30 barista meramu di Stasiun Tugu.

Purwanto melanjutkan, semua masyarakat tanpa terkecuali bisa menikmati kopi gratis di Stasiun Tugu Yogyakarta. Syaratnya hanya satu, yang bersangkutan cukup menunjukkan aplikasi KAI Access ke petugas stasiun.


"Masyarakat dan penumpang KA yang ingin mendapatkan kopi gratis ini cukup menunjukkan aplikasi KAI Access yang sudah terinstall dan terdaftar di ponselnya kepada petugas di area festival dan di kereta api," jelasnya.

"Tujuan festival ini ikut mendorong produk kopi lokal. Ini (disebut) ngopi kebangsaan bisa juga, ngopi bareng, (ngopi) dengan santai, rileks dan gembira. Sehingga meningkatkan rasa persaudaraan di antara kita," tutupnya.
(ush/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed