DetikNews
Senin 11 Februari 2019, 17:21 WIB

Geruduk Polres Rembang, Massa Tuntut Usut Pembakaran Tenda Perjuangan

Arif Syaefudin - detikNews
Geruduk Polres Rembang, Massa Tuntut Usut Pembakaran Tenda Perjuangan Massa mendatangi Polres Rembang. Foto: Arif Syaefudin/detikcom
Rembang - Massa yang mengatasnamakan jaringan masyarakat peduli pegunungan kendeng (JMPPK) mendatangi Mapolres Rembang. Mereka menuntut polisi mengusut kasus pembakaran tenda perjuangan pada Februari 2017 silam.

Perwakilan massa kemudian berorasi di depan Mapolres Rembang. Mereka membawa atribut berupa bendera merah putih, sejumlah poster bertuliskan penolakan keberadaan pabrik semen dan permintaan pengusutan kasus pembakaran tenda perjuangan.

Salah seorang warga Desa Timbrangan Kecamatan Gunem Rembang, Murtini menyebut, pelaporan telah dilakukan sejak dua tahun lalu. Namun hingga kini kasus tak kunjung menunjukkan titik terang.

"Yang saya minta kepada polisi itu ya cepat-cepat menangani apa yang saya laporkan ke polisi. Untuk pelakunya biar cepat ditangkap, gitu aja. Saya tahu pelakunya dan saya juga dengar atas kejadian itu (pembakaran tenda)," kata Murtini kepada wartawan, dalam bahasa Jawa, Senin (11/2/2019).

Kedatangan massa juga didampingi seorang pengacara yang mendapatkan kuasa dalam proses penyelesaian kasus tersebut. Mereka mendesak agar kasus tersebut segera ditangani sehingga muncul nama-nama tersangka dalam aksi pembakaran tenda perjuangan itu.

Sementara Kasatreskrim Polres Rembang AKP Kurniawan Daeli yang menerima mediasi antara polisi dengan massa menjelaskan, kasus tersebut saat ini masih dalam proses pemeriksaan. Pihaknya pun mengakui telah melakukan pemeriksaan terhadap 36 orang saksi.

"Sejauh ini kita sudah bertindak, sudah melakukan pemeriksaan terhadap 36 orang saksi. Nah dalam prosesnya, ada kendala-kendala yang perlu kita sinkronkan. Makanya tadi kita sampaikan (kepada massa) agar percaya atas kasus yang telah dilaporkan kepada kami ini," terang Kurniawan.

Adapun kasus tersebut terjadi pada tanggal 10 Februari 2017 lalu. Sejumlah tenda yang didirikan oleh massa baik dari massa penolak pabrik ataupun massa pendukung pabrik semen saat itu dibakar oleh sejumlah oknum.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed