DetikNews
Sabtu 12 Januari 2019, 17:22 WIB

Terlapor Dugaan Perkosaan Mahasiswi UGM Minta Gelar Perkara Terbuka

Usman Hadi - detikNews
Terlapor Dugaan Perkosaan Mahasiswi UGM Minta Gelar Perkara Terbuka Kuasa Hukum HS, Tommy Susanto. Foto: Usman Hadi/detikcom
Yogyakarta - Polda DIY diminta melakukan gelar perkara terbuka dalam mengusut kasus dugaan perkosaan mahasiswi KKN UGM di Pulau Seram, Maluku, pertengah 2017 lalu. Permintaan tersebut disampaikan kuasa hukum terlapor, HS, Tommy Susanto.

"Saya minta kepada Polda DIY untuk melakukan gelar perkara terbuka. Agar semua orang yang berkepentingan bisa melihat, mengetahui, dan tolong untuk menggunakan pakar-pakar hukum yang benar-benar mumpuni," ujar Kuasa Hukum HS, Tommy Susanto, Sabtu (12/1/2019).

"Sehingga kita semua, masyarakat Indonesia (yang) juga melihat, mengikuti perkara ini melihat terang benderang. Tidak ada yang ditutup-tutupi," lanjutnya.

Dijelaskannya, Polda DIY diharapkan adil dalam melihat perkara yang diusutnya. Apabila penyidik tidak menemukan unsur pidana, maka penyidik harus berani mengeluarkan surat penghentian penyidikan perkara atau SP3.


"Saya mohon, sekali lagi demi atas nama kemanusiaan dan masa depan seorang atas nama HS. Apabila memang tidak ditemukan pidana di dalamnya, mohon untuk dihentikan (penyidikan)," tutupnya.

Selanjutnya, Tommy meminta kuasa hukum korban untuk tidak melontarkan desakan atau tuntutan kepada Polda DIY. Dia meminta kuasa hukum korban bersabar menunggu hasil penyidikan aparat.

"Mohon untuk lebih bersabar. Karena apa? Kita harus yakin Kepolisian Republik Indonesia memang kewenangan (berwenang) untuk menyelesaikan perkara di bidang hukum," pungkas dia.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed