detikNews
Rabu 26 Desember 2018, 19:46 WIB

KGPAA Paku Alam X akan Menikahkan Putra Mahkota

Usman Hadi - detikNews
KGPAA Paku Alam X akan  Menikahkan  Putra Mahkota Foto: Usman Hadi/detikcom
Yogyakarta - Pura Pakualaman Yogyakarta akan menggelar pesta besar. Sang Raja, Kanjeng Gusti Pengeran Adipati Aryo (KGPPA) Paku Alam X akan menggelar pernikahan agung atau 'dhaup ageng' untuk putra mahkota, BPH Kusumo Bimantoro.

BPH Kusumo Bimantoro adalah anak sulung KGPPA Paku Alam X dengan Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu Adipati (GKBRAA) Paku Alam X. BPH Kusuma akan menikah dengan dr Maya Lakshita Noorya, putri Mandiyo Priyo dengan Rini Wijayanti.

Ketua Umum Panitia Dhaup Ageng, KPH Indrokusumo, menjelaskan nantinya prosesi dhaup ageng akan diselenggarakan mengikuti tata cara yang berlaku di Pura Pakualaman. Resepsi pernikahannya akan dilaksanakan di tempat istimewa.

"Upacara panggih dan resepsi dilaksanakan di bangunan utama Istana Pura Pakualaman, yaitu Bangsal Sewatama (Kagungan Dalem Pura Pakualaman)," jelasnya kepada wartawan di Kompleks Pakualaman Yogyakarta, Rabu (26/12/2018).
KGPAA Paku Alam X akan  Menikahkan  Putra MahkotaFoto: Usman Hadi/detikcom

Sebagaimana diketahui Bangsal Sewatama Kagungan Dalem Pura Pakualaman merupakan tempat untuk menyelenggarakan beberapa peristiwa penting. Seperti Jumeneng Dalem, Ngabekten, dan jamuan istana untuk tokoh-tokoh penting.

Karena dhaup ageng dianggap sebagai peristiwa penting kerajaan, tata cara dan prosesi pernikahan BPH Kusumo juga akan dikemas sedemikian rupa. Busana yang akan dikenakan kedua mempelai juga busana pilihan khas Pakualaman.

"Motif batik surya mulyarja dipilih menjadi tema dhaup ageng yang akan diselenggarakan pada Sabtu tanggal 5 Januari 2019. Surya mulyarja bersumber pada iluminasi naskah sestradisuhul (1847) yang dicipta pada masa Paku Alam II," ungkapnya.

Indrokusumo menjelaskan, surya mulyaraja merupakan menifestasi karakter batara surya dalam asthabrata. Sementara karakter utama batara surya yang tersurat dalam naskah sestradisuhul adalah cermat, dermawan, dan memotivasi para murid.

"Motif batik surya mulyaraja secara etimologi berasal dari kata surya berarti matahari. Mulya berarti luhur, dan arja berarti selamat. Dengan demikian surya mulyaraja merupakan doa atau harapan untuk meneladani karakter luhur batara surya," bebernya.

Sementara Ketua 1 Dhaup Ageng, KRT Radyowisroyo, menuturkan akan banyak tamu istimewa yang akan hadir dalam dhaup ageng. Seperti Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla, dan sejumlah perwakilan kerajaan-kerajaan Nusantara.

"(Tokoh-tokoh yang) diundang pada resepsi pertama tamu-tamu VIP pejabat negara, seperti RI 1 (Presiden Jokowi), RI 2 (Wapres Jusuf Kalla), dan beberapa menteri, serta perwakilan Keraton di Nusantara," pungkas Radyowisroyo.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com