DetikNews
Jumat 12 Oktober 2018, 16:25 WIB

Kader Serukan Boikot Partainya, Pengamat: Dinamika Mengkhawatirkan

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kader Serukan Boikot Partainya, Pengamat: Dinamika Mengkhawatirkan Ilustrasi (Foto: Grandyos Zafna)
Semarang - Seruan tokoh senior PPP asal Solo, Mudrick Sangidoe, untuk tidak mencoblos PPP pada Pemilu 2019 dianggap oleh pengamat sebagai dinamika internal. Namun hal itu juga mengkhawatirkan karena Parpol merupakan tulang punggung demokrasi.

Pengamat politik dari Undip Semarang, Yuwanto, mengatakan pernyataan Mudrick merupakan dinamika internal parpol ketika sudah tidak lagi sepaham.

"Ini merupakan cerminan dinamika internal partai. Dari sudut pandang orang luar, ada dinamika karena ketidaksepahaman, seperti halnya arah dukungan (Pilpres)," kata Yuwanto, Jumat (12/10/2018).


Ketidaksepahaman itu biasa terjadi di parpol, tidak hanya PPP, terutama ketika sebuah keputusan diambil oleh segelintir elit kecil. Parpol, menurutnya, harus mengembangkan 'pelembagaan' partai.

"Jadi hanya ditentukan di tangan sekelompok elit kecil. Itu namanya oligarki partai," tutur dosen Departemen Politik dan Pemerintahan Fisip Undip Semarang itu.


Dinamika di internal partai, dalam hal ini di PPP, menurut Yuwanto memprihatinkan. Karena sebagai tulang punggung demokrasi, seharusnya parpol bisa membuat rakyat lebih rasional, tidak bingung.

"Secara eksternal, kita prihatin dengan dinamika ini. Parpol punya tanggungjawab membuat rakyat rasional," ujarnya.


Peryataan Mudrick, lanjut Yuwanto, diungkapkan ke publik sebagai ekspresi. Nantinya akan dibantah oleh elit lain di partai yang dimaksud. "Bisa jadi ini memicu pro dan kontra atas pernyataan beliau (Mudrick)," ujarnya.

Untuk diketahui, Mudrick Sangidoe menyerukan boikot atau tidak mencoblos PPP pada Pemilu 2019 mendatang karena merasa PPP saat ini sudah tidak sesuai dengan asas Islam. Dia menyebut legislatif dari tingkat kota hingga pusat juga sudah tidak memikirkan umat Islam.
(alg/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed